• Selasa, 15 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Wakil Bupati Rendi Solihin dan Kapolres Kukar saat apel Operasi Ketupat Mahakam 2021)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Menjelang Lebaran tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%, hal ini disebabkan peningkatan aktifitas masyarakat, untuk itu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara telah mengambil kebijakan larangan mudik tahun ini.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2021, di halaman Mapolres Kukar, Rabu (5/5/2021).

"Kegiatan apel ini tanda dimulainya Operasi Ketupat 2021 mulai 6 sampai 17 Mei 2021, dan pastinya Pemkab Kukar bekerjasama dengan instansi terkait sebenarnya sekaligus untuk pencegahan Covid-19, jadi sudah banyak yang dilakukan mengantisipasi terhadap mudik lokal yang berpotensi kemungkinan besar terjadi di Kaltim," ungkap Rendi Solihin.

Ia mengatakan, langkah yang dilakukan dengan membangun pos pencegahan di beberapa titik didaerah Kukar khususnya daerah perkotaan masuk ke Kecamatan Tenggarong, jadi ini salah satu upaya untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19 di musim libur Lebaran.

Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting menambahkan, hari ini kita laksanakan gelar pasukan dan mulai 6 Mei 2021 kita melaksanakan operasi ketupat mahakam 2021, dan kita membangun hampir 20 posko di masing-masing 16 Kecamatan termasuk 2 Kecamatan yang masuk Polres Bontang.

"Dan di Tenggarong kita ada mendirikan 4 posko, yaitu posko di simpang Lembuswana, di simpang RSUD AM Parikesit, posko terpadu di depan pulau Kumala dan posko penyekatan di Pal 5 dan setiap posko diisi dari seluruh instansi, baik itu dari TNI, Polri, Satpol PP, Gugus Tugas dan instansi terkait lainnya," tuturnya.

Ia menyebutkan, untuk personil yang kita libatkan sejumlah 447 personil, dibantu personil TNI, Satpol PP, Dishub dan didukung oleh elemen masyarakat lainnya seperti Senkom. (One)

Pasang Iklan Disini
Top