• Selasa, 07 Juli 2020
logo
Pasang Iklan

Meski Kabupaten Kutai Kartanegara menyandang predikat sebagai kabupaten terkaya di Indonesia, dengan APBD setiap tahun lebih Rp7 triliun, namun tidaklah serta merta bisa membeckup persoalan semua kebutuhan pembangunan.
Bupati Kukar Hj Rita Widyasari menyadari hal itu, pasalnya Kukar memiliki luas 27 km ribu meterpersegi, yang jika dibandingkan dengan Kota Balikpapan itu sekitar 55 kali lipatnya, 600 kali lipatnya kota solo.


“Jika setiap tahunnya kita alokasikan dana Rp2 triliun untuk sector pembangunan, maka kalau lima tahun hanya sekitar Rp10 triliun saja."katanya,pada saat acara Penganugrahan Kukar CSR Award 2015, yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Rabu (9/6) malam lalu.


Sedangkan idealnya untuk membangun infrastruktur dengan kondisi luas Kukar yang begitu luas memerluka dana sekitar Rp65 triliun,.


"Maka berapa puluh tahun lagi untuk bisa merealisasikan hal itu," kata Rita Widyasari.


Oleh karenanya, lanjut Rita, untuk merealisasikan percepatan pembangunan diperlukan partisipasi dari perusahaan yang berada di Kutai Kartanegara, melalui program CSR nya.


"Karena dengan program CSR diharapkan memberikan manfaat besar untuk masyarakat di Kutai Kartanegara," tegas Rita Widyasari. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top