• Sabtu, 28 November 2020
logo
Pasang Iklan



(Sutikno)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar terus mengembangkan program revolusi jagung yang telah digaungkan Pemkab Kukar, dan ini dibuktikan target revolusi jagung di tahun 2020 sudah terealisasi 2.300 hektare telah tertanam dan tersebar di 18 Kecamatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Sutikno kepada kutairaya.com belum lama ini.

"Bahkan ada yang baru panen jagung kelompok tani Saka Makmur di Kelurahan Loa Ipuh Darat seluas 80 hektare, kemudian ada baru panen lagi di Desa Sanggulan Kecamatan Sebulu dan di Tenggarong Seberang, "ujarnya.

Sutikno mengatakan, untuk lahan terluas program revolusi jagung di Kukar, yakni ada di Kecamatan Muara Badak, kemudian di Kecamatan Tenggarong melalui kelompok tani Saka Makmur di Loa Ipuh Darat yang semakin intens mengembangkan revolusi jagung.

"Jadi sekarang antusiasme petani jagung cukup tinggi dan program revolusi jagung sangat berkembang terutama di Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang dan Muara Badak, malah kelompok tani Saka Makmur merupakan petani lokal yang perkembangannya cukup pesat, meskipun awalnya tertatih-tatih tetapi sekarang hasilnya terus berkembang, "terangnya.

Dan program revolusi jagung ini lanjutnya, sudah mulai berkembang juga bagi petani jagung yang ada di Kecamatan Tabang, Kenohan, Samboja dan Muara Jawa, dan revolusi jagung ini dalam satu tahun dua kali tanam.

"Komoditi jagung sesuai analisis panennya cepat dan mudah, kemudian jagung merupakan salah satu kebutuhan pangan masyarakat, dan jika program ini terus berkembang maka tidak menutup kemungkinan petani jagung terus bertambah dan juga dapat meningkatkan ekonomi, " tutupnya.
(one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top