• Rabu, 03 Juni 2020
logo
Pasang Iklan



Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Handoko menegaskan, bahwa pihaknya bersikap netral dalam menyikapi berbagai aduan pelaporan berkaitan dengan Pilkada di Kutai Kartanegara.


"Kita bersikap netral tidak memihak, antara satu dengan lainnya. Aduan atau pelaporan yang disampaikan masyarakat tentu akan kita kaji dan tindaklanjuti," kata Handoko, saat menerima rombongan kader Partai Golkar versi Agung Laksono, di Kukar, Awang Yacoub Luthman dan tim relawannya, Jumat (7/8) pagi diruang pertemuan Mapolres Kukar.


Handoko berpesan, kepada warga yang hadir dalam pertemuan itu untuk tetap menjaga kondisi Kukar agar tetap kondusif.


"Saya berharap warga masyarakat untuk tetap menjaga kondisi Kukar tetap kondusif menjelang Pilkada nanti," terangnya.


Sementara Awang Yacoub Luthman bersama relawannya, mengutarakan kepentingannya bertemu Kapolres Kukar dan Wakapolres, terkait dengan polemic pencalonan Partai Golkar yang diusung dalam Pilkada Kukar.


Menurut Awang Yacoub Luthman, amanah untuk maju sebagai pasangan calon bupati-wakil bupati berdasarkan SK (Surat Keputusan) penetapan calon yang ditandangan Ketua DPP Partai Golkar, versi Agung Laksono, adalah dirinya berpasangan dengan H Musharim.


"Namun entah mengapa, ketika proses pendaftaran. Nama orang lain yang diusung untuk maju dalam Pilkada," kata Awang Yacoub Luthman.


Dalam kesempatan itu Awang Yacoub Luthman juga memberikan berkas salinan putusan SK DPP Partai Golkar yang mengamanahkan dirinya berpasangan dengan H Musyarim, kepada Kapolres Kutai Kartanegara.


Usai pertemuan dengan Kapolres, Awang Yacoub Luthman bersama tim relawannya membuat laporan pengaduan k eke Layanan Pengaduan Mapolres Kukar, terkait dengan SK penetapan cabup-cawabup Kukar. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top