Maling Berkeliaraan di Tenggarong, Warga Diminta Waspada

Maling Berkeliaraan di Tenggarong, Warga Diminta Waspada

ilsutrasi pencurianilsutrasi pencurian
Photo: ist


KutaiRaya.com - 02/11/2016 21:16 WITA
Hanya dalam sehari, ada 2 kasus pencurian di Wilayah Tenggarong yang mana aksi pelaku pencurian pertama dialami Dian Mandhasary (32), warga beralamatakn Jalan Danau Lipan GG 1, Kelaurahan Melayu dan Korban kedua dialami Tuti Rusiana (41) warga Jalan Pesut Gg Pemenang RT 20 Kelurahan Timbau.

Korban Tuti Rusiana pertama yang membuat laporan ke Polsek Tenggarong, yang melaporkan bahwa rumahnya telah dimasuki maling. Dari keterangan korban saat itu Pada Senin (31/10/2016) pukul 08.00 wita kejadian berawal sekitar pukul 07.00 wita saat korban berangkat kerja dan sekitar jam 07.30 wita suami korban juga berangkat kerja dan Kunci pintu samping di simpan di rak sepatu luar rumah.

Menurut Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Kapolsek Tenggarong AKP Djauhari, pelaku diduga masuk melalui pintu samping dengan menggunakan kunci yang di simpan di rak sepatu tersebut dan kemudian masuk rumah lalu mengacak - mengacak semua lemari.

"Namun ada 1 pintu kamar utama yang di congkel oleh pelaku dan hasilnya pelaku berhasil mengambil barang - barang berharga seperti 4 cincin emas sekitar 15 gram 3 psg giwang emas sekitar 6 gram 1 liontin emas sekitar 4 gram, 1 gelang berlian sekitar 7 gram, 1 cincin berlian mata hitam, 1 cincin berlian mata putih, 2 gelang emas sekitar 15 gram, 2 liontin emas dan 1 jam tangan merk alexander cristie raib di curi oleh maling dengan total mengalami kerugian sekitar Rp. 50.000.000,-." Katanya.

Selanjutnya, korban Dian Mandhasary yang mana Toko pelaratan Elektronik dan Hendpone di Jalan Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau miliknya di bobol oleh maling. Kejadian diketahui ketika pada Senin lalu pukul 14.00 wita pelapor ingin membuka toko.

"Ketika sudah masuk toko, prlapor sudah meliha barang dalam toko dalam keadaan berantakan, bahkan Alat servis berupa blower sebanyak 1 set, power supply sebanyak 1 set, hardisk sebanyak 1 unit, avometer digital sebanyak 1 unit, barang-barang servis berupa handphone servis dan aksesoris berupa charger handphone, casing handphone ori, memory handphone, flashdisk dan powerbank telah hilang di ambil maling." Ungkapnya

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugia Sekira Rp 10.000.000 hingga Rp 15.000.000 dan kini Polsek Tenggarong telah melakukan penyelidikan dan mancari para pencuri tersebut. (kr1)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved