• Rabu, 06 Juli 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Salah satu agenda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam rangkaian memeriahkan HUT partai ke-49, ialah Festival Uji Cita Rasa Kopi Tanah Air dan Sulang Kopi Massal. Kegiatan yang digelar secara serentak di tanah air ini dilaksanakan Jumat 27 Mei 2022.

Di Kutai Kartanegara juga dilaksanakan oleh anggota Fraksi PDIP DPRD Kaltim dari Dapil VI Kukar Ely Hartai Rasyid, dengan melibatkan Taruna Merah Putih (TMP) dan beberapa komunitas di Kukar yakni Tanjung Bersatu, KOK Kecamatan Tenggarong, kemudian Mahasiswa Unikarta dan dari Yayasan Sekata, dilaksanakan di Rumah Makan Be'bakaran Tenggarong, Jum'at (25/5/2022).

Ely Hartai Rasyid mengatakan, nantinya kegiatan ini akan memecahkan Rekor MURI paling sedikit ada 2500 yang berpartisipasi. Sebelumnya kita juga memecahkan rekor MURI tentang Senam Sicita (Senam Indonesia Cinta Tanah Air), dan untuk hari ini tentang kopi dan dilakukan serentak se Indonesia.

Hal ini lanjut kader PDIP yang juga sebagai anggota Komisi II DPRD Kaltim ini, merupakan bentuk nyata PDI Perjuangan dalam upaya untuk terus mendorong potensi ekonomi kerakyatan dari sektor komoditas pertanian, khususnya kopi yang merupakan komoditas unggulan yang menggerakan ekonomi kreatif.

"Kegiatan ini sebenarnya juga dalam rangka menghidupkan kembali sektor UMKM, apalagi yang sekarang viral dimana-mana ada kopi shop itu ruhnya, bahkan Ketua Umum DPP PDIP Ibu Megawati selalu perhatiannya malah diluar elektoral," ungkap Ely Hartati Rasyid.

Ia mengaku, dalam kegiatan ini pihaknya juga mengundang beberapa komunitas yang ikut berpartisipasi. Hal ini kita harapkan agar mereka sebagai penggerak roda perekonomian khusunya di Kukar, baik itu di Kota maupun di Desa.

"Apalagi di Desa juga sekarang ramai tempai kedai kopi atau kopi shop, dan kita juga wajib membeli prodak buatan lokal dan kita ingin menduniakan kopi Indonesia dengan kegiatan ini," tambahnya.

Ia menambahkan, untuk sektor UMKM pasca pandemi Covid-19 saat ini menurutnya menjadi cobaan yang luar biasa karena seluruh komponen industri harganya naik, dan ini yang dikhawatirkan ibu Ketua Umum Megawati.

"Malah ibu Megawati sebelum pandemi selalu mewanti-wanti tentang ketahanan pangan, karena kedaulatan pangan itu sangat penting, sekarang apapun itu naik, mulai dari komponen tisu dan bahan lainnya juga naik karena pasca pandemi masyarakat merasakan ekonominya selama pandemi, bahkan sekarang negara tetangga Malaysia berkaca pada Indonesia mengenai sumber daya alam kita yang luar biasa dikelola pemerintah dengan baik, bahkan tidak ada ijin ekspor barang dalam bentuk mentah," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top