• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Setelah sebelumnya mengalami kenaikan harga bahan kebutuhan pokok, kini kondisi perkembangan harga mulai turun.

Hal ini berdasarkan hasil dari pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar.

Kepala Bidang Perdagangan Kukar Syaid Fatullah mengatakan, perkembangan harga sampai saat ini fluktuasi, namun setelah dipantau ke lapangan faktanya benerapa harga kebutuhan pokok seperti daging ayam sudah turun, harga cabe sudah turun berkisar Rp 35.000 sampai Rp 50.000 per kilogram, sebelumnya harga cabe bisa tembus Rp100 ribu/kg.

"Artinya yang dikhawatirkan kemarin bahwa harga kebutuhan pokok meningkat tajam berturut-turut itu tidak terbukti, siklus yang sering terulang setiap menjelang hari-hari besar keagamaan dan nasional pasti ada kenaikan," kata Syaid kepada KutaiRaya.com Jum'at (14/1/2022).

Tapi nanti lanjut dia, setelah 2-3 bulan setelah kenaikan akan kembali normal bahkan turun. Jadi kenaikan tersebut adalah hal yang biasa di Kukar.

"Memang 70 persen bahan pokok penting kita itu rata-rata di datangkan dari luar daerah. Kita hanya punya 30 persen yang bisa produksi dari petani-petani lokal," jelasnya.

Jadi ketergantungan tersebut sangat besar dari luar daerah, begitu terjadi permintaan yang serentak otomatis di hari-hari besar keagamaan dan nasional suplai barang jalan, harga pasti meningkat.

Sementara menurut Syaid untuk harga minyak goreng yang belum turun, dikarenakan hal itu sifatnya nasional ada faktor-faktor diluar daerah yang mempengaruhinya.

"Maka dari itu pemerintah dalam waktu dekat ini akan melakukan operasi pasar khusus minyak goreng, " ucapnya.

Ia menuturkan operasi pasar ini nanti adalah upaya pemerintah untuk menginterfensi atau menekan jangan sampai harga minyak goreng tidak terkendali. (*dri)

Pasang Iklan
Top