• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Sunggono saat membuka talkshow



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sekertaris Daerah Kukar H Sunggono, membuka Talkshow dan Hearing Session Road to Swara Kutai di Halaman Cuan Space Gedung Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Tenggarong, pada Kamis (18/11/2021) lalu.

Sekda Kukar Sunggono menyampaikan, bahwa Pemkab Kukar mengapresiasi kegiatan ini, setelah beberapa waktu yang lalu telah melaunching program dedikasi Kukar Kaya Festival (K3F), dan ini merupakan event yang sudah terlaksana, sebagaimana visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar yaitu terwujudnya Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

"Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk mengenalkan 2 lagu berbahasa kutai pemenang dari program kerjasama antara Dinas Pariwisata Kukar dan Kekraf Kukar, yakni Road To Swara Kutai, yang penayangannya perdana bagi masyarakat umum," kata Sunggono.

Ia mengatakan sudah bukan mustahil lagi, bagi masing-masing yang telah tergabung dalam album ini, akan membuat dan melaunching album masing-masing dalam Bahasa Kutai, melalui karya lagu Bahasa Kutai mari etam (kita) diangkat menjadi karya yang tidak hanya bagi masyarakat di Kukar, tapi juga bisa di level nasional seperti lagu bahasa Jawa dan Sulawesi ataupun Timur.

"Kami berharap program ini dapat terus mendorong kelompok-kelompok masyarakat dan komunitas untuk terus berkreasi di bidangnya masing-masing, dan mudah-mudahan respon masyarakat bisa terus berkelanjutan dan kelompok-kelompok komunitas kreatif bisa terus hidup," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perkembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, David Haka mengatakan, bahwa Acara Road To Swara Kutai ini merupakan pembenahan lagu kutai secara kekinian dan dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak jaman sekarang dan juga mengenalkan bahasa kutai sampai dapat go nasional.

"Karena ini merupakan konsep kerjasama Kekraf dan Dispar mendesain acara untuk membendaharakan lagu kutai dan dapat membuatnya bersaing dengan musik berbahasa daerah lainnya di tingkat nasional dengan produksi profesional." pungkasnya. (*dri/adv)

Pasang Iklan
Top