• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara





SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Main Dealer Astra Motor Kaltim 2 selaku main dealer wilayah Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, Kutai Timur, Kutai Barat dan Malinau kembali adakan Workshop dan Gathering Community dalam rangka edukasi teknologi Honda CBR150R.

Gathering sekaligus workshop bagi Honda Community Ikatan Motor Honda Samarinda, CBR Club Indonesia Region Samarinda, CBR Community KalTim ini dilaksanakan pada Minggu 24 Oktober 2021 yang bertempat di T-Co Coffe Samarinda.

Sebanyak 60 orang anggota Komunitas Honda Etam mengikuti edukasi kegiatan CBR 150R Workshop Racing & Community Gathering ini. Peserta gathering begitu antusias saat kedatangan guest star Rudi Salim pembalap ART Kalimantan dan Andi Imran Pembalap serta Owner Mandiri Jaya Motor yang dimana keduanya binaan dari Astra Motor.

Disini para peserta diajak untuk bisa belajar membuat kreasi modifikasi yang dapat diterapkan pada sepeda motor Honda CBR150R. Selain belajar modifikasi, gathering kali ini juga disampaikan teknologi All New CBR150R. All New CBR150R menjadi sepeda motor sport full fairing dengan posisi berkendara terbaik di kelasnya. Ubahan terbaru mengarah pada gaya condong ke depan yang semakin agresif, menyuguhkan imajinasi pembalap yang siap melakukan start.

Gaya berkendara yang "racy" ditunjang dengan penyematan inverted front suspension. Komponen ini sanggup meningkatkan kestabilan berkendara harian, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi. Selain itu, suspensi baru tersebut membuat handling semakin lincah, menegaskan model ini sebagai sepeda motor sport full fairing dengan kendali terbaik yang menyatu pada kebutuhan kaum urban.

Sementara Fajrin Nur Huda, selaku Community Development Astra Motor Kaltim 2 mengatakan, untuk menjadi bagian dari komunitas sepeda motor, maka harus mempunyai keterampilan yang mumpuni dalam berkendara, termasuk harus bisa membedakan mana lokasi untuk balap dan mana lokasi untuk umum.

"Tidak sekadar masuk dalam satu komunitas, tapi sebagai komunitas harus mengetahui cara berkendara dengan baik, mengetahui pengetahuan tentang motor yang dikendarai, sehingga masyarakat menilai komunitas motor positif, tidak seperti komunitas yang suka kebut-kebutan di jalan raya yang merupakan tempat umum," tutupnya. (One)

Pasang Iklan
Top