• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketu Komisi I DPRD Kaltim Jahidin)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Ketua Komisi I DPRD Kaltim Jahidin, meminta pelaksanaan seleksi calon Komisioner KPID Kaltim oleh tim panitia seleksi dilaksanakan dengan objektif dan transparan.

Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kesan adanya calon komisioner titipan. Dia pun berharap semua pihak turut mengawasi seleksi, termasuk para wartawan.

Hal ini diungkapkan Jahidin kepada awak media.

"Kalau ada hal yang kira-kira mencurigakan silakan dikoreksi. Sebenarnya kan wartawan dan DPRD ini sama, tugasnya beda-beda tipis, dan dari keterlibatan wartawan dalam proses seleksi diharapkan agar tidak terjadi penyimpangan yang mendatangkan koreksi dari pihak lain," ungkap Politisi PKB tersebut.

Ia mengatakan, pendaftaran bakal calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim periode 2022-2025 sudah ditutup. Peserta seleksi yang mendaftar sangat antusias hingga mencapai 80 orang lebih.

"Banyaknya animo pendaftar yang mengikuti seleksi calon Komisioner KPID Kaltim harus difasilitasi dengan baik oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel). Dengan cara melakukan seleksi secara objektif dan transparan. Jangan ada celah untuk titipan atau pertemanan. Karena ini diawasi oleh DPRD. Jadi terbuka secara umum seleksi ini," tuturnya.

Sebagai informasi, proses pendaftaran Komisioner KPID Kaltim dilaksanakan hingga Rabu 13 Oktober 2021 lalu dengan membuka kuota sebanyak-banyaknya untuk pendaftar.

Setelah tahap pendaftaran ditutup, berikutnya masuk ke tahapan seleksi administrasi. Dalam tahap seleksi pun, para peserta diminta mengikuti seluruh alur pendaftaran. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top