• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Edi Damansyah.

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan merealisasikan penguatan bantuan permodalan yang sasarannya untuk para pelaku usaha, yaitu dengan program Kredit Kukar Idaman (KKI).

Bupati Kukar Edi Damansyah menyebut, program KKI direncanakan akan dimulakan pada 28 Oktober 2021, yang bertujuan untuk membantu masyarakat pelaku usaha. Program ini akan dilakukan launching di pasar Tangga Arung.

"Saya mendapat informasi dari PKL dan saya sering mendatangi mereka untuk mendengarkan curhat dengan keluhan persoalan tekait permodalan," kata Edi kepada media usai menghadiri acara penyaluran bantuan tunai di Makodim 0906 Kukar, Kamis (14/10/2021).

Dia berharap, semoga dorongan ini bagian penguatan dari pemerintah bahwa ditengah kondisi ekonomi masyarakat saat ini pelaku usaha mikrolah sebagai penopangnya.

"Kredit usaha ini diberikan secara bertahap, pada tahap pertama ada kurang lebih sekitar 18 Miliar nanti ada permodalan khusus di Bank Kaltimtara untuk penyalurannya tanpa bunga. Tapi tetap mekanisme perbankan. Sejauh ini sudah banyak yang mendaftar untuk ikut kredit mikro tersebut."paparnya.

Jadi kredit ini dilain sisi memang tujuan intinya untuk melepaskan persoalan warga ini dengan rentenir, dengan kredit ini juga mengedukasi warga masyarakat agar didalam mengembangkan usaha itu harus ada prinsip kehati-hatian, jangan pemborosan jadi ada kewajiban untuk menabung minimal dalam satu bulan harus ditetapkan 100 ribu.

Ia menambahkan bahwa kredit ini ada asuransi jaminannya yang diberikan. Jadi ini betul-betul dibuat oleh pemerintah untuk perlindungan usaha masyarakat.
Diketahui dari hasil survei yang dilakukan, banyak pedagang kaki lima belum masuk KUR, karena para pelaku usaha masih enggan berurusan dengan Bank yang memerlukan persyaratan yang panjang.

"Selama ini masyarakan menginginkan yang instan terus. Jadi dengan adanya kredit mikro ini akan coba terus kami edukasikan kepada masyarakat, sehingga mengenai permodalan sudah disediakan oleh pemerintah," tutup Edi. (*dri)

Pasang Iklan
Top