• Selasa, 07 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Ada sekitar 56 Desa di Kukar yang kondisinya saat ini dalam titik bahaya dalam peredaran narkotika.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin kepada awak media, usai menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolres Kukar, Selasa (5/10/2021) lalu.

"Artinya 56 Desa ini bukan lagi rawan atau rentan, tapi sudah titik bahaya dalam peredaran narkotika di Kukar," ungkap Rendi Solihin.

Untuk itu lanjutnya, program kami di BNK Kukar kedepan akan melaksanakan beberapa giat termasuk membuat program Desa Bersinar (Bersih Dari Narkoba).

"Contoh Desa Bersinar akan kita laksanakan di beberapa Desa di Kecamatan Tenggarong Seberang dan beberapa Kecamatan diwilayah pesisir, karena memang ada satu Kecamatan di daerah pesisir Kukar di Anggana, dari 8 Desa disana ada satu Desa yang posisinya rentan, dan 7 Desanya posisinya bahaya peredaran narkotika," terangnya.

Ia menambahkan, dirinya juga sangat mengapresiasi kinerja teman-teman kepolisian Polres Kukar dalam menindak kasus penyalahgunaan narkoba, pada operasi simpatik Mahakam di Kukar yang dilaksanakan kurang lebih 15 hari lalu.

"Karena kondisi Kukar sangat luas, yang mana peredaran narkotika sangat memungkinkan beredar dengan leluasa di Kukar, apalagi banyak hamparan wilayah kita, seperti wilayah pesisir juga perkebunan termasuk daerah yang rawan rentan bahaya peredaran narkotika," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top