• Jum'at, 27 Mei 2022
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.Foto:ist)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Tanggal 2 Oktober selalu diingatkan dengan Batik. Memang betul masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober.

Masyarakat kerap kali menggunakan pakaian bermotif batik di Hari Batik Nasional. Tentu saja, motif ataupun corak batik yang digunakan pastinya beragam.

Menanggapi ini, Legislator Karang Paci dari Dapil IV Kukar Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, sejak 2 Oktober 2009 lalu, batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi oleh UNESCO. Sejak itulah, pemerintah menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

"Tentunya, batik tidak hanya sekadar warisan budaya, tapi juga berperan pada perekonomian negara. Kini batik sudah menjadi produk UMKM unggulan kebanggaan Indonesia," ungkap politikus Gerindra ini.

Maka lanjut Reza, tidak berlebihan jika sebagai warisan budaya nusantara, batik harus terus dijaga.

"Mengenakan batik, sama halnya dengan sedang melestarikan kebudayaan, kekayaan alam, sampai sejarah bangsa ini. Sekali lagi saya mengucapkan selamat Hari Batik Nasional 2021," tuturnya.

Ia juga berharap, agar seluruh elemen masyarakat di Kukar menjaga budaya di Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober ini.

“Mari kita sama-sama menjaga warisan budaya Batik. Warisan yang tidak hanya diakui secara nasional, tapi juga diakui dunia, warisan ini seharusnya menjadi kebanggaan seluruh elemen masyarakat di Indonesia, termasuk juga bagi warga Kukar," pungkasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top