• Selasa, 07 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Bupati Kukar Edi Damansyah ikut mensholatkan Alamarhum Aminuddin Edy)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Bupati Kukar Edi Damansyah turut melepas jenazah almarhum Ketua MUI Kukar H. Aminuddin Edy, usai disholatkan di halaman Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Minggu (8/8/2021) siang.

Turut hadir dalam pelepasan jenazah almarhum Ketua MUI Kukar ini, yakni Gubernur Kaltim Isran Noor, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S.Sos, S.Fil, Kepala Kantor Kemenag Kukar H. Mukhtar, Pengurus Badan Pengelola dan Pengurus Harian Masjid Agung Sultan Sulaiman, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, almarhum semasa hidupnya sangat aktif dalam kegiatan dan sosok yang pekerja keras, peduli dan memberikan tauladan kepada kita semua, dan saya pribadi kehilangan sosok beliau.

Ia mengaku, dulunya almarhum juga merupakan seorang PNS dan pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kukar. Kemudian pernah menjabat Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar, terakhir almarhum menjabat Ketua MUI Kukar dan juga Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong.

"Saya secara pribadi selalu mendapatkan pendapat dan nasehat dari almarhum dalam rangka tugas-tugas kemasyarakatan, untuk itu atas nama Pemkab Kukar dan seluruh masyarakat Kukar kami menyampaikan belasungkawa yang setinggi-tingginya atas wafatnya ayahanda kami H. Aminuddin Edy, semoga pengabdian dan kerja keras yang diberikan almarhum kepada Kabupaten Kukar khususnya kepada masyarakat Kukar menjadi amal ibadah, dan kita doakan semoga almarhum diampuni segala dosanya, dilapangkan alam kuburnya dan ditempatkan ditempat yang teristimewa surga Allah SWT," harapnya.

Ia menambahkan, almarhum H. Aminuddin Edy ini merupakan salah satu tokoh masyarakat Kukar, almarhum juga memiliki sosok yang rendah hati, tingkat sosial kemasyarakatannya juga cukup tinggi, aktivitas pembinaan keagamaan almarhum juga terus berjalan. Saya pribadi sering berkunjung ke kediaman almarhum untuk meminta pendapat dan nasehat, karena sampai beliau wafat masih aktif selaku Ketua MUI Kukar.

"Kami doakan agar semua pengabdian almarhum semasa hidupnya menjadi amal ibadah, dan keluarga yang ditinggalkan kita doakan agar diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi cobaan. Almarhum ini orang baik dan saya sering diskusi dengan beliau, dan yang dipesankan beliau bagaimana Pemkab Kukar ini dimana salah satu yang menjadi titik prioritasnya adalah pembinaan keagamaan agar diberikan porsi dalam pembangunan," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor, yang juga turut menghadiri pelepasan almarhum Ketua MUI Kukar mengatakan, dirinya atas nama keluarga, anak, cucu, istri dan sebagainya, pertama-tama memohon maaf lahir dan batin kalau almarhum ada yang kurang berkenan dalam pergaulan dan semoga almarhum istiqomah dan diterima Allah SWT di surganya.

"Sebelum meninggal dunia, almarhum mengalami sakit sekitar 10 hari karena ada riwayat penyakit jantung dan dirawat di RS AW Syahrani Samarinda. Saya mengenal almarhum sebagai tokoh agama islam, tokoh pendidikan dan tokoh pemerhati masyarakat," tuturnya.

Usai di sholatkan, almarhum Ketua MUI Kukar dikebumikan di pemakaman muslim Bukit Biru Tenggarong. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top