• Kamis, 23 September 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu)


KUKAR (KutaiRaya.com) - Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Kukar Baharuddin Demmu rampung melaksanakan Reses masa sidang II tahun 2021, untuk bertemu konstituennya sekaligus menyerap aspirasi mulai 7 hingga 14 Juli 2021 lalu.

Politisi PAN ini mengaku, dirinya menyerap aspirasi rakyat di 10 titik lokasi yang berada di 7 kecamatan dapil Kukar. Meski ditengah Pandemi, warga tetap antusias menyampaikan beragam keluhan dan usulan, dengan undangan terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kegiatan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat ini juga sebagai bentuk keterbukaan dan pertanggungjawaban, saya sampaikan rangkuman segala usulan rakyat dalam reses kali ini. Yang nantinya akan saya masukkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kaltim, melalui Fraksi PAN, kepada pemerintah untuk kegiatan pembangunan dan tentunya untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Baharuddin Demmu saat dihubungi, Selasa (27/7/2021).

Anggota DPRD Kaltim yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II ini menjelaskan, disetiap kegiatan Reses di 10 lokasi, dirinya merangkum masukan, usulan dan aspirasi masyarakat, di mulai dari Desa Muara Pantuan Kecamatan Anggana. Usulan masyarakat yakni penampungan air bagi warga (nelayan), pengadaan alat transportasi bagi petambak, bantuan pengurusan akta notaris, hingga bantuan renovasi masjid.

Dilanjutkan di Desa Tanjung Berukang Sepatin Kecamatan Anggana, usulan dari masyarakat meminta pendampingan hukum terhadap kawasan hutan menjadi HPL karena banyak tambak warga yang masuk wilayah kawasan. Kemudian di Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, usulannya yakni perbaikan jalan desa, bantuan untuk mengkomunikasikan ke Dinas Perikanan Kukar terkait larangan alat tangkap rimpah nelayan di Danau Jempang, renovasi kantor Desa Jantur Selatan, dan tandon air bagi warga Jantur Selatan.

"Berikutnya kegiatan dilakukan di Desa Rebaq Rinding, Kecamatan Muara Muntai usulannya perahu fiber dan mesin bagi nelayan dan bantuan alat pembuat krupuk belida bagi kelompok wanita karya. Kemudian di Muara Jawa Ilir Kecamatan Muara Jawa
. Usulan dari masyarakat yakni bantuan bibit ikan terhadap kelompok nelayan budidaya air tawar Muara Jawa Ilir dan pengadaan peralatan pembuatan udang bagi Kelompok Wanita Tani," terangnya.

Kemudian lanjutnya, kegiatan Reses dilaksanakan di Kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja. Usulannya infrastruktur jalan di Salok Batu, peralatan nelayan bagi kelompok nelayan Serai Hati, dan bantuan peningkatan sumber daya petani di Amborawang.

Dilanjutkan ke Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman. Usulan dari masyarakat yakni memaksimalkan anggaran DPRD provinsi di Desa Muara Kaman Ulu, bantuan terhadap pembangunan MTS Nurul Iman, bantuan kapal dan alat tangkap bagi nelayan, bantuan wireless utk TPQ, hingga perbaikan jalan yang menghubungkan Muara Kaman ke Sebulu.

"Lalu di Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang. Usulannya bantuan renovasi pura Ratu Gede, dan penambahan vaksin covid-19 di desa Kerta Buana. Dilanjutkan di Kelurahan Sanga-Sanga dalam, Kecamatan Sanga-sanga. Usulannya bantuan terhadap pengadaan kartu Kusuka bagi nelayan, usulan ternak kambing dan ternak ikan bagi kelompok sidorukun, dan semenisasi jalan di daerah sembat," sambungnya.

Terakhir dikatakan Bahar sapaan akrabnya, reses dilaksanakan di Pendingin, Kecamatan Sanga-sanga. Usulan dari masyarakat bantuan alat pertanian bagi petani kelurahan pendingin, bantuan penunjang pertanian (pupuk, bibit, rotari) bagi kelompok wanita tani, bantuan alat perontok padi, dan bantuan kultivator bagi petani holtikultura.

"Dari sekian banyak usulan dan masukan dari aspirasi masyarakat ini akan kita bahas, dan kita perjuangkan agar semuanya bisa terealisasi," harapnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top