• Kamis, 23 September 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Kapolres Kukar dan Kepala Dinas Kesehatan Kukar saat memantau persiapan Gedung PKM sebagai RS Darurat)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kukar yang terus meningkat, salah satunya telah menerapkan PPKM Level 4 sejak Senin (26/7/2021) kemarin.

Meskipun kebijakan PPKM level 4 telah diterapkan, namun Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan, yang terpenting saat ini faktor penentunya bagaimana kesadaran dan partisipasi masyarakat, kemudian kami juga mengimbau agar masyarakat tidak percaya pada berita bohong atau hoax terkait Covid-19 ini.

"Sudah banyak terjadi ada sanak family kita yang masih kondisi segar bugar, tetapi begitu terkonfirmasi positif Covid-19 langsung dirawat, dan dengan jangka waktu yang sangat cepat dia mendahului kita, kondisi fakta ini tidak bisa dipungkiri lagi. Dan banyak sekali anak-anak yang telah kehilangan orang tuanya," ungkapnya.

Ia mengatakan, faktor kesadaran masyarakat saat ini sangat penting, agar selalu menerapkan protokol kesehatan dilingkungan masing-masing dan jangan termakan informasi hoax.

"Bahwa informasi hoax tersebut akan berdampak kepada masyarakat seperti membuat kepanikan, kegaduhan dan lain sebagainya. Untuk itu sebelum membagikan informasi harus cek dan ricek informasinya terlebih dahulu, apakah dapat dipercaya dan sesuai dengan keadaan sebenarnya," terangnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi seperti ini merupakan kondisi yang tidak main-main. Jangan ada masyarakat yang memanfaatkan berita bohong dengan kepentingan tertentu.

"Kita bahu membahu bekerjasama dalam memerangi pemberitaan yang tidak benar, jangan ada yang memanfaatkan situasi ditengah pandemi corona seperti ini," pungkasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top