• Sabtu, 31 Juli 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(PMM Kelompok 97 usai menggelar Sosialisasi Parenting Education)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 97, bersinergi bersama orang tua siswa-siswi SD-SMA sederajat untuk mengoptimalisasi pola asuh orang tua dalam mendidik anak di masa pandemi, berlangsung di Balai Desa Jongkang, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Optimalisasi sinergisitas itu meliputi sosialisasi parenting education untuk anak usia 7-18 tahun. Tujuan dari pada kegiatan ini ialah memberikan pemahaman baru terhadap orang tua tentang bagaimana mendidik anak di masa pandemi. Kegiatan ini di gelar selama 2 hari dari Ahad (13/06/2021) hingga Senin (14/06/2021) dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Pada hari pertama sosialisasi parenting education diperuntukkan kepada orang tua siswa-siswi sekolah dasar usia 7-12 tahun karena pada masa sillver ages ini, banyak sekali orang tua yang tidak tau bahwa masa remaja mereka ditentukan di masa ini hingga kelalaian pola asuh terjadi, ingatlah mereka bukan lagi balita.

Hal ini disampaikan oleh Seilen Syahirah Elbagiz, S.Psi dari Universitas YARSI Jakarta selaku pemateri.

Mbak Sei begitu panggilannya juga menyampaikan bahwa anak pada silver ages ini, hanya ingin bermain, belajar dan bersaing secara sehat. Ia juga memberikan taktik jitu untuk menghadapi anak usia ini dengan metode "yuk, sama-sama duduk!".

"Metode ini dilakukan dengan berkomunikasi dua arah dan melewati fase hukuman karna menghukum anak tidak akan membuat mereka jera," ungkapnya.

Memasuki hari kedua, dengan pemateri yang sama membahas tentang cara mendidik anak remaja usia 13-18 tahun. Kegiatan ini dihadiri oleh salah satu staff desa Achmad Rifani selaku Kasi. Kesejahteraan dan orang tua siswa siswi SMP dan SMA sederajat.

Achmad Rifani dalam sambutannya menyampaikan, kita disini tidak ada yang lebih berpengetahuan, kita duduk bersama untuk belajar mendidik anak kita. Berbeda dengan pembahasan hari pertama mengenai silver ages, pada hari ini, pemateri menyampaikan bahwa mendidik anak remaja itu menentukan jati diri mereka di kemudian hari.

Anak usia ini ingin berteman, belajar dan berpengalaman, karna di usia ini mereka memiliki emosi yang tidak stabil dan keras kepala sehingga tidak mau dikekang oleh orang tuanya. Jadi di acara itu, Mbak Sei memberikan solusi agar orang tua melakukan komunikasi dua arah, menggunakan I message yakni menyampaikan perasaan orang tua terlebih dahulu dan memberikan mereka kebebasan dan batasan yang tidak berlebihan, serta berikan mereka ruang.

"Beranjak dari sosialisasi ini nantinya akan ada kegiatan Gazebo Ta'lim dimana PMM 97 bersinergi bersama orang tua dalam membantu adik-adik sekolah dasar memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh sekolah dan juga menyediakan English Fun Learning untuk belajar bahasa inggris dasar serta membantu kesulitan yang dialami oleh adik-adik SMP-SMA sederajat terutama dalam bidang Bahasa Inggris dan Teknik Informatika," ujar Koordinator Kelompok 97, Anna Ashry Savirah. (One)

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara
Top