• Selasa, 07 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid bersama Wakil Ketua DPRD Kukar Siswo Cahyono dan Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah langsung kelapangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat Kelurahan Loa Tebu)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Tidak menunggu waktu lama, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid didampingi Wakil Ketua III Siswo Cahyono langsung merespon aspirasi masyarakat Kelurahan Loa Tebu yang ingin akses jalannya segera diperbaiki oleh Pemerintah Daerah.

Abdul Rasyid bersama Wakil Ketua III Siswo Cahyono dan Anggota Komisi III Ahmad Zulfiansyah, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke tiga titik jalan di Kelurahan Loa Tebu yang dikeluhkan, Selasa (8/6/2021) pagi.

Sidak di titik pertama dilakukan di Jalan Sultan Sulaiman yang terletak tidak jauh dari Kantor Kelurahan Loa Tebu. Dalam kesempatan ini Abdul Rasyid mengatakan, sejak awal pembangunan jalan yang ditujukan untuk menjadi akses alternatif sisi darat Kelurahan Loa Tebu ini memang belum pernah dilakukan peningkatan jalan sejak tahun 2000. Seiring berjalannya waktu kondisi terkini jalan sangat rusak dan warga setempat menginginkan agar jalan ini segera diperbaiki.

"Jadi ada tiga jalan utama yang ada di Loa Tebu ini yang dimohonkan ke Pemerintah daerah untuk dilakukan pembangunan. Jalan Sultan Sulaiman yang tahun 2000 an dibangun tapi sampai sekarang belum ada peningkatan, kemudian jalan Batu Dinding dan jalan Bengkinang. Untuk itu kita hari ini turun ke lapangan untuk melihat secara langsung berkaitan dengan kondisi sesuai dengan apa yang disampaikan masyarakat," kata Rasyid kepada awak media disela-sela Sidak pagi tadi.

Politisi Golkar ini mengaku, setelah dilakukan Sidak yang turut didampingi pihak Kelurahan, Sekcam Tenggarong, perwakilan Dinas PU dan beberapa tokoh masyarakat ini maka langkah kedepannya bisa segera ditindaklanjuti.

"Kalau sekarang mungkin karena pembahasan RKPD ini sudah, makanya nanti kita kroscek ke dinas yang terkait apakah memang nanti jalan yang ada ini sudah masuk usulan atau belum, kalau memang belum ya tahun depan kita masukkan. Rusaknya bervariasi untuk panjangnya jalan Sulaiman sekitar 3 kiloan, kalau Batu Dinding 5 kiloan," tuturnya.

Ketika ditanya terkait status tanah perusahaan yang menjadi bagian dari akses Jalan Batu Dinding dan Bengkinang, Rasyid menegaskan, hal ini ditekankan pada lanjutkan koordinasi antar pihak pemerintah kelurahan dan internal perusahaan.

"Pihak pemerintah kelurahan berkoordinasi dengan pihak perusahaan kalau memang itu bisa menghibahkan untuk bisa kita lakukan pembangunan ya tergantung kelurahan nanti bagaimana mengkomunikasikan ini sehingga apa yang menjadi masukan dari masyarakat bisa terpenuhi," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top