• Rabu, 08 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid saat menerima surat kesepakatan dari perwakilan masyarakat untuk mengawal aspirasi masyarakat Loa Tebu)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Puluhan masyarakat Kelurahan Loa Tebu dan Mahasiswa melakukan aksi damai ke Kantor DPRD Kukar, menuntut perbaikan jalan di Kelurahan Loa Tebu, tepatnya di jalan poros Batu Dinding dan jalan poros Bengkinang serta Jalan Sultan Sulaiman yang ada di Kelurahan Loa Tebu, Senin (7/6/2021).

Setelah melakukan orasi aksi damai yang dikawal puluhan personel kepolisian dari Polres Kukar, masyarakat dan mahasiswa akhirnya ditemui Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid bersama Wakil Ketua III Siswo Cahyono, untuk kemudian dilakukan pertemuan di ruang Banmus DPRD Kukar.

"Hal ini dilakukan agar aspirasi yang disampaikan bisa dipahami secara seksama dan disikapi dengan baik, serta tentunya dengan suasana keakraban dan kekeluargaan serta tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ungkap Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid.

Abdul Rasyid mengaku, masyarakat yang menyampaikan aspirasi di DPRD ini berkaitan dengan infrastruktur jalan yang ada di Kelurahan Loa Tebu. Dan yang menjadi fokus utama itu Jalan Sulaiman, Jalan Batu Dinding dan Jalan di Bengkinang.

"Sebenarnya gambaran secara umumnya, untuk jalan di Batu Dinding dan Bengkinang Kelurahan Loa Tebu kegiatan perbaikan jalan itu memang sudah ada masuk, tetapi karena memang jalannya juga panjang jadi memang sampai sekarang ini belum semuanya bisa ter-cover," terang Rasyid sapaan akrabnya.

Politisi Golkar ini menjelaskan, untuk jalan di Bengkinang misalnya, yang baru terakses semenisasi sekitar 20 persen saja, begitu pula jalan Batu Dinding karena memang kondisi jalannya yang cukup panjang.

"Kita menyampaikan bahwa kalau memang anggaran kita memungkinkan maka kita upayakan akan mengawali kegiatan perbaikan ini, tetapi kalau memang kondisi keuangan kita memungkinkan dan bisa kita anggarkan ya tentu kita kawal," tegasnya.

Terkait dengan anggaran untuk tahun yang akan datang, Rasyid menegaskan, pihaknya masih berkoordinasi dengan OPD terkait apakah ini sudah masuk pada perencanaan di Bappeda tahun 2022. Karena memang anggaran 2022 belum dibahas dengan OPD terkait.

"RKPD mungkin sudah dilaksanakan tetapi mungkin diperinci terkait dengan apa-apa saja yang mungkin akan dilaksanakan di kelurahan Loa Tebu kita belum mendapatkan info, makanya kita akan koordinasikan berkaitan dengan ini. Kalau nanti ada, maka akan kita anggarkan melalui APBD dan jika memang memungkinkan kita alokasikan melalui Pokok-pokok pikiran yang ada di dewan. Yang pasti kita berkomitmen memperbaiki infrastruktur di Kukar," tutupnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top