• Jum'at, 03 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehudin,S.Sos,S.Fil)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Pemberangkatan calon jamaah haji untuk tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi resmi dibatalkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI ditanggapi Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin,S.Sos,S.Fil.

Menurut Politisi Golkar ini, Keputusan Pemerintah ini tentu dengan pertimbangan tertentu selain karena masih dalam masa pandemi Covid-19 juga bergantung pada keputusan otoritas Kerajaan Arab Saudi, dan jauh sebelumnya kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Embarkasi Haji Batakan Balikpapan terkait proses dan mekanisme persiapan pemberangkatan calon jamaah haji di tahun ini.

Saat kita koordinasi dengan pihak Embarkasi Haji di Balikpapan lanjut Saleh sapaan akrabnya, memang waktu itu dari pihak Kementrian Agama RI belum memberikan kepastian bahwa calon jamaah haji diberikan slot untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, karena ini sangat tergantung dari otoritas Kerajaan Arab Saudi, dan kita juga menunggu kepastian apakah calon jamaah haji dapat berangkat atau tidak.

"Sehingga persiapan keberangkatan haji saat itu belum bisa dilakukan karena belum ada kepastian dari otoritas kerjaan Arab Saudi terkait dengan peluang calon jamaah haji Indonesia, sehingga membuat persiapan dari Embarkasi Haji belum bisa dilaksanakan walaupun ada beberapa persiapan, jika pun seandainya Arab Saudi memberikan slot haji tahun ini maka di waktu yang saat mepet ini tidak memungkinkan bagi pihak Kemenag dan Embarkasi Haji melakukan persiapan," terangnya.

Sehingga lanjutnya, salah satu alasan bagi Pemerintah karena ketidakpastian ini yang membuat Pemerintah tidak dapat memberangkatkan calon jamaah haji tahun ini.

"Kita bisa memahami situasi ini karena memang ketidakpastian ini bukan hanya dialami oleh Indonesia saja tetapi negara mayoritas muslim seperti di Malaysia juga sama, dan untuk masyarakat calon jamaah haji yang sudah mendaftar dan sudah melakukan persiapan mohon bersabar, karena ini ibadah saya pikir niatnya sudah sampai tetapi kita tetap menghargai keputusan otoritas dari kerajaan Arab Saudi," tandasnya. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top