• Selasa, 30 November 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Aliansi Masyarakat Menuntut Keadilan dan Aliansi Mahasiswa Kukar menggelar aksi demo terkait sengketa lahan yang dirusak akibat akitivias tambang batu bara PT MHU di Kecamatan Loa Kulu)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Aliansi Masyarakat Menuntut Keadilan dan Aliansi Mahasiswa Kukar melakukan aksi demo di depan Mapolres Kukar. Aksi ini terkait sengketa lahan warga yang rusak akibat aktivitas perusahaan batu bara, PT Multi Harapan Utama (MHU) di Kecamatan Loa Kulu, Rabu (5/5/2021).

Koordinator Aksi Samsu Arjaman mengatakan, aksi di Polres Kukar ini merupakan buntut dari laporan yang telah dilayangkan sebelumnya namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah.

"Kami sudah melakukan demo sekali di Pemkab dan DPRD, kemudian kita difasilitasi oleh DPRD ke pemerintah. Tapi hasilnya sampai hari ini kami tidak dapat hasil apa-apa," ujar Tikong sapaan akrabnya.

Ia pun menyebutkan selama rapat dengar pendapat di DPRD belum ada kejelasannya sampai saat ini. Karena waktu pertemuan dengan pihak perusahaan PT MHU hanya diwakilkan oleh perwakilan yang tidak bisa mengambil keputusan.

"Tapi yang selalu hadir adalah pak Samsir, yang tidak bisa mengambil keputusan. Jika langkah-langkah ini buntu, saya bikin poster, dan akan berangkat ke Jakarta untuk membawa kasus ini ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," tegasnya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Aldi S mengaku, tuntutan dari masyarakat baru dilaporkan 27 April lalu, dan saat ini masih dalam proses. Karena menurutnya setiap kegiatan proses pelaporan pasti ada pemberitahuan SP2P.

"Minimal dalam waktu dua minggu pasti dilaporkan kembali hasil dari proses penyelidikan dari pelapor. Artinya saat ini masih dalam proses penyidikan," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan
Top