• Kamis, 23 September 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Langkah Walikota Samarinda Andi Harun, menutup sementara akses Jembatan Mahkota II, Samarinda sejak Senin 26 April 2021, setelah diketahui ada pergeseran konstruksi jembatan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna. Di apresiasi Anggota Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin.

"Tentu kami mengapresiasi langkah tegas yang diambil oleh Walikota Samarinda Andi Harun, yang berani menutup sementara akses Jembatan Mahkota II Samarinda," tegas Syafruddin.

Politisi PKB ini mengatakan, kami di Komisi III DPRD Kaltim terkait jembatan ini belum bisa bicara banyak karena kami belum turun ke lapangan meninjau langsung, tapi secara kasat mata bahwa ini ada tindakan yang juga melanggar dilakukan perusahaan yang mengeruk tanah di samping lokasi tiang jembatan.

"Maka setelah Komisi III meninjau ke lapangan dan mengecek secara detail kondisinya sebenarnya ini siapa yang salah dan siapa yang bertanggung jawab, nanti kita pasti akan mendorong agar siapapun yang mengakibatkan pergeseran konstruksi jembatan tersebut harus bertanggung jawab, bahkan jika perusahaan yang mengeruk tanah di samping lokasi tiang jembatan terbukti bersalah kita juga dorong untuk bertanggung jawab," ungkap anggota DPRD Kaltim dari Dapil II Balikpapan ini.

Syafruddin mengaku, Komisi III juga akan mendorong pihak kepolisian untuk menginvestigasi dan mengecek sebenarnya yang mengakibatkan pergeseran konstruksi jembatan ini siapa, dan tindakan ini sejauh mana berpengaruh atas terjadinya abrasi atau longsor di sekitar tiang jembatan tersebut.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Samarinda mengambil tindakan usai peristiwa abrasi atau longsor yang menyebabkan hilangnya satu orang pemancing di kawasan Jalan Ampera, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Minggu 25 April 2021. Longsor itu diketahui sangat dekat dengan fondasi salah satu tiang Jembatan Mahkota II.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat melakukan peninjauan di lokasi mengatakan, Jembatan Mahkota II tersebut akan ditutup sementara untuk seluruh jenis kendaraan hingga waktu yang belum ditentukan. (One/Adv)

Pasang Iklan
Top