• Selasa, 07 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Suasana RDP komisi II DPRD.



TENGGARONG (kutairaya.com) - Guna memaksimalkan program kerja Dinas Pariwisata Kukar untuk tahun 2021, Komisi II DPRD Kukar melaksanaan RDP dengan Dinas Pariwisata Kukar diruang rapat Komisi II DPRD Kukar Selasa (15/9).

RDP tersebut dipimpin Sekertaris Komisi II DPRD Kukar Sarifuddin, didampingi Wakil Ketua Komisi II Betharia Magdalena, anggota komisi II lainnya seperti Sopan Sopian, Firnadi Ikhsan, Ria Handayani dan Hamdan, juga dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kukar.

"Dalam RDP ini kita mendiskusikan soal program kerja Dinas Pariwisata Kukar untuk tahun 2021, karena untuk tahun ini ada banyak event Dinas Pariwisata Kukar ditunda bahkan dibatalkan karena masih situasi pandemi covid-19, "ungkap Sekertaris Komisi II DPRD Kukar Sarifuddin.

Politisi PAN tersebut mengatakan, sektor pariwisata merupakan salah satu penunjang PAD untuk Kukar, maka kita berharap dengan kegiatan pariwisata di Kukar kedepan bisa banyak menarik pengunjung datang ke Kukar, tentunya setelah pandemi ini berakhir.

"Dimana multi player efek dari kunjungan wisatawan ke Kukar juga bisa menggerakkan sektor perekonomian, UMKM dan lainnya, hanya di situasi covid-19 saat ini sektor perekonomian masih stagnan dan banyak yang tidak berkegiatan sehingga kunjungan wisatawan ke Kukar juga terbatas dan imbasnya dari PAD sektor pariwisata juga turun, "ungkapnya.

Sarifuddin juga mengaku, selain membahas program kerja untuk tahun depan, dalam pertemuan tersebut juga membahas pengembangan daerah wisata di Kukar yang bisa menjadi andalan wisata kedepannya sehingga PAD dari sektor pariwisata kedepan bisa meningkat.

"Kedepannya sektor migas dan batu bara tidak dapat diperbaharui, untuk itu kita ingin kedepan sektor pariwisata di Kukar dikembangkan dan bisa menjadi ujung tombak agar mendongkrak PAD Kukar, "tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pertemuan itu Dinas Pariwisata Kukar menyebutkan agenda Pariwisata Kukar untuk tahun depan ada sekitar 100 agenda dalam satu tahun, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan hingga tingkat Nasional dan Internasional termasuk Erau.

"Tetapi agenda tersebut tidak akan berjalan jika pandemi covid-19 terus berlanjut, maka kami juga berharap masyarakat Kukar patuhi Protokol kesehatan sehingga pandemi ini dapat berlalu dan kegiatanpun dapat berjalan sesuai rencana, " pungkasnya. (one/adv)

Pasang Iklan
Top