• Selasa, 30 November 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



(Alif Turiadi)



TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Anggota DPRD Kukar menyayangkan Rice Processing Unit (RPU) yang berada di Tenggarong Seberang tidak aktif lagi, padahal keberadaannya dapat memaksimalkan produksi beras.

"Tenggarong Seberang merupakan salah satu lumbung padi di Kukar bahkan Kaltim, maka menurut kami RPU tersebut yang merupakan aset penting bisa diaktifkan lagi, "ungkap Wakil Ketua DPRD Kukar Alif Turiadi saat dihubungi kutairaya.com Kamis (25/6).

Politisi Gerindra tersebut mengatakan, untuk mengaktifkan kembali RPU tersebut kami juga telah berkordinasi dengan Perusda Tunggang Parangan sebagai pengelola, dan kami juga terus melakukan kajian jika RPU tersebut kembali aktif.

"Dari Komisi II menginginkan RPU kembali beroperasi, tinggal dari Perusda TP apakah masih ingin mengelola atau tidak, yang jelas kami mendorong untuk diaktifkan kembali, "tuturnya.

Saat melakukan pengecekan beberapa waktu lalu di RPU tersebut, Alif juga melihat beberapa komponen harus diganti karena ada yang mengalami rusak parah.

"Beberapa waktu lalu kami sempat melakukan pengecekan di RPU tersebut dan ada beberapa alat-alat yang sudah tidak berfungsi dan harus dilakukan penggantian, " tambahnya.

Ia berharap, jika RPU ini kembali aktif akan memudahkan masyarakat khususnya petani serta dapat memberi kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar. (one/adv)

Pasang Iklan
Top