• Rabu, 08 Desember 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara



Helatan lomba dayung tradisional dengan mengangkat tema "Festival Bekokor Gubang Naga" garapan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kukae, pada 5-7 April 2019 sangat meriah.

Kegiatan yang berlangsung di Sungai Tenggarong dikawasan dekat Jalan S Parman Tenggaron, menyedot animo masyarakat. Pasalnya pelaksanaan lomba dilakukan dimalam hari.

Pantuan media ini pada malam tadi, antusias masyarakat Tenggarong untuk menyaksikan lomba dayung tersebut sangat tinggi.

Kadispora Kukar H Awang Ilham mengatakan bahwa begubang merupakan salah satu budaya yang dimiliki masyarakat Kukar. Untuk itu patut dilestarikan agar pelaksanaan festival bekokor gubang naga bisa dijadikan sebagai sarana pelestarian budaya lokal dan juga sebagai ajang pencarian atlet berbakat.

"Kegiatan festival ini dapat menjadi salah satu tujuan wisata baru yang bisa menarik wisatawan, tentunya kedepan harus dikemas lebih baik. " ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Lukman yang juga Ketua PODSI Kukar dalam sambutannya mengatakan bahwa Festival Bekokor Gubang Naga ini merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan untuk menyukseskan program nasional gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan Program Ayo Olahraga dengan tujuan sebagai ajang pembinaan dan pemasyarakatan olah raga tradisional.

"Kegiatan ini diikuti 20 tim pedayung putra dan 16 tim pedayung campuran (mix) yang berasal dari Club-club Dayung Kukar, Cabor gulat dan sambo, RSUD parikesit, Satpol PP, UPT peralatan alat berat, Kecamatan Muara Muntai dan Kelurahan Mangkurawang dengan jumlah personil 8 orang tiap tim," paparnya. (zul)

Pasang Iklan
Top