• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan

Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim Merah Johansyah saat dihubungi media ini, Rabu (16/12/2015) siang mengatakan, pihaknya menerima laporan bertambahnya korban tenggelam di kolam tambang batu bara.


Kali ini diduga terjadi di lubang bekas tambang milik MHU (Multi Harapan Utama) di Jahab Km 14, Tenggarong, Kutai Kartanegara.


"Betul, kami baru terima info. Sedang kami cek kebenarannya," ungkapnya.


Merah Johansyan menuturkan, saat ini JATAM sedang mengumpulkan informasi dengan menurunkan relawan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejauh ini informasi yang diterima menyebutkan,


korban ditengarai adalah anak laki-laki berusia 16 tahun bernama Mulyadi.


Korban merupakan siswa SMK Geologi Pertambangan. Merah Johansyah menambahkan, informasi itu masih belum final. Dia berjanji untuk memberi penjelasan kembali setelah mengetahui peristiwa sebenarnya.


"Kami masih cek kebenaran info itu dan bila ada perkembangan lebih lanjut kami akan segera mempublikasikan, "pungkasnya. (zaf)

Pasang Iklan Disini
Top