Ijin Toko Modern di Tenggarong Perlu di Kaji Ulang

Ijin Toko Modern di Tenggarong Perlu di Kaji Ulang

Fatahudin
Fatahudin
Photo: ist

KutaiRaya.com - 28/09/2015 20:40 WITA
Toko Modern diwilayah kota Tenggarong semakin menjamur. Semakin maraknya toko modern ini tak lepas dari "mudahnya" perijinan yang dikeluarkan Pemerintah Kutai Kartanegara, disisi lain para pedagang dipasar Tradisional semakin tergilas dengan menjamurnya toko modern.


Oleh karenanya seluruh perijinan toko modern di Tenggarong patut untuk dikaji ulang.


"Seharunya pedagang local yang berada di pasar tradisional yang mendapat pembinaan dan pengawasan oleh instansi terkait seperti Dsperindagkop dan BP2T Kukar, sehingga mereka merasa terlindungi dari gempuran toko toko modern," kata Fatahudin, Tokoh Pemuda Kukar yang juga Direktur LSM Intrik Kukar.


Semakin banyak bertebaran toko modern akan semakin memposisikan mereka pada posisi terdzolimi oleh kekuatan finansial dan kapitalis. Dalam hal ini diperlukan peran seta pemerintah dalam rangka melindungi pedagang local sebagai bentuk keperpihakan kepada ekonomi masyarakat.


"Kami menduga bahwa BP2T sebagai instansi pemerintah yang berwenang untuk mengeluarkan izin dan Disperindagkop sebagai pengawasan dan pembina pasar kurang memahami aturan itu, dalam peraturan daerah Kukar nomor 6 Tahun 2012 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional pusat perbelanjaan dan toko modern," katanya. (boy)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved