• Kamis, 09 Juli 2020
logo
Pasang Iklan




Warga kota Tenggarong digegerkan dengan musibah kebakaran. Kebakaran terjadi, Kamis (17/9) malam tadi sekitar pukul.22.00 Wita, dijalan Panjaitan Tenggarong. Setidaknya 14 rumah warga di RT 06 dan 09 Kelurahan Loa Ipuh ludes terbakar.

Api diduga berasal dari salah satu rumah warga, apakah dikarenakan terjadi konsleting listrik atau penyebab lainnya. Sejumlah saksi menduga musibah itu terjadi karena adanya konselting listrik.

"Saya tidak tahu apa penyebab kebakaran itu terjadi, namun ketika saya sedang mau tidur, api sudah mulai membesar, disamping toko bangunan itu," kata Sofyan, salah seorang warga yang rumahnya ikut terbakar.

Dia mengaku, saat kobaran api semakin bringas, bersama istri dan anaknya langsung mengamankan sejumlah barang miliknya seperti barang barang elektronik, pakaian dan surat surat penting.

"Alhamdulilah surat surat penting sudah saya amankan didalam tas," katanya.

Untuk menjinakan api yang semakin menjadi jadi, BPBD (Badan Penanggulan Bencana Daerah) Kukar menurunkan 8 unit mobil pemadam kebakaran, dengan ditambah satu unit mobil watercannon. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 23.30, setelah para petugas PMK berjibaku memadamkan api dengan warga setempat.

"Beruntung persediaan air kita mengambil dekat dengan lokasi kebakaran, yakni di sungai Tenggarong, sehingga dengan cepat dapat memadamkan apinya," kata H Farid Bidang Operasional PMK di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar tadi malam.


Tidak ada korban jiwa dalan musibah itu, namun taksiran kurigan mencapai miliaran rupiah. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top