• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan



Tim renang Kalimantan Timur (Kaltim) menorehkan prestasi di kancah nasional, pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) renang perairan terbuka yang digelar di Kota Ambon, pada 27-30 Agustus 2015.

Provinsi Kaltim menempati urutan ketiga, setelah Jabar dan DKI, dengan memperoleh satu perak dan dua perunggu.

Ketua PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kaltim H Khairudin SP, melalui Manajer tim Renang Perairan Terbuka Kaltim Arieh Rahman dan official teknis /pelatih Ahmad Rianto, Atlit Kukar raih Perak di pra PON awal Kejurnas renang perairan terbuka atas nama Erika Sintia bella (Kukar) di nomor 3000meter putri serta juara open ke 3 di nomor 3000m putri, OWS di pertandingan di PON 2016, nomor lomba 300m, 5000m dan 10.000m putra putri.

Kemudian atas nama Flatari Syifarianti (Kukar) juara open urutan 4 di 3000
m, urutan 5 di 5000m, Novi Ade Suryani (SMD) juara open urutan 2 di 3000m, urutan 6 di 5000m, lantas atas nama Clief Fernando (SMD) memperoleh 1 perunggu, Mikse Isabella (BPP) mendapat satu perunggugu, juara open urutan 5 di 3000 m, Soraya Rose Elmira (BPP) Juara Open Urutan 6 di 10.000 m.

"Pada kategori Open penghargaan uang pembinaan di berikan hingga urutaan ke 6." Kata Ahmad Rianto.

Kaltim memliki potensi di nomor tersebut, dan tentunya harus ditangani secara serius.

"Dan alhamdulilah komitmen pengurus baru ini sangat tinggi, dan pengembangan sub cabor aquatik lainnya akan terus di lakukan. Seperti Cabor aquatik (renang, renang perairan terbuka, renang indah, loncat indah dan polo air) saat ini Kaltim sdh melakukan pembinaan 2 sub cabor yakni renang dan renang indah yang sdh ikut PON yang lalu, OWS kali ini adalah pengembangan yang baru di lakukan Kaltim, namun sudah menghasilkan prestasi dan perlu penanganan serius," katanya.

Setelah itu tambah dia, akan di lanjutkan kualiikasi PON di Indramayu pada 12-17 September 2015, sebagai tempat pelaksanaan PON yang akan datang.

"OWS (open water swimming) atau renang perairan terbuka, Kaltim pengiriman 6 orang atlit, 1 putra 5 putri, semuanya meraih prestasi, khususnya nomor open yang memberikan uang pembinaan hingga urutan ke 6, dan ada beberapa atlit tidak dapat menyelesaikan lomba, karena tantangan alam, salah satunya tersengat ubur ubur, atlit Kaltim juga terkena ubur ubur, namun dapat menyelesaikan perlombaan dengan baik," paparnya (boy)

Pasang Iklan Disini
Top