• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan

Musim kemarau yang berkepanjangan patut untuk diwaspadai terjadinya musibah kebakaran. Data dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kutai Kartanegara sepanjang Januari sampai Agustus 2015, telah terjadi 72 musibah kebakaran, baik rumah dan hutan.

"Ada sekitar 72 terjadi kebakaran rumah maupun hutan di tahun 2015 ini, yang dimana diantara nya ada 7 kejadian kebakaran di bulan Januari, 14 di bulan Febuari, 10 di bulan Maret, 8 di bulan April, 5 di bulan Mei, 3 di bulan juni, 10 di bulan Juli dan sedangkan bulan Agusgus kemaren ada 15 yang terjadi kebakaran rumah maupun hutan."Ungkap Kepala BPBD Kukar H Darmansyah, Selasa (1/9) diruang kerjanya.

Sebagai bentuk upaya untuk meminimalisir terjadinya musibah kebakaran, pihak BPBD Kukar telah melayangkan SE (Surat Edaran) untuk seluruh camat agar menghimbau masyarakat khususnya di kecamatan agar tidak menghidupkan api sembarangan dan membakar ladang sembarangan.

Pihak BPBD juga beberapa hari ini menyuruh anggota nya untuk berkeliling melakukan siaran dan himbauan langsung kepada masyarakat ke beberapa daerah seperti Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Kelurahan Jahab maupun di Kecamatan Sebulu, terkait dengan himbauan antisipasi terjadinya musibah kebakaran.

" Malah, kemarinn ada seorang warga Mangkurawang yang hendak membakar lahan, sebelum ia hendak membakar lahan ia lebih dahulu membuat surat permohonan kepada BPBD agar mengirim beberapa unit mobil kebakaran beserta petugas untuk standbye di lokasi pembakaran agar sewaktu waktu api yang menjalar ke tempat lain dapat segera di tanggulangi. Hal ini tentu saya bentuk positif dan di harapkan semua masyarakat yang ingin membakar lahan bisa lebih dahulu membuat surat pernohonan kepada BPBD. "papar H Darmansyah.

Selain itu Darmansyah menambahkan sehubungan dengan musim kemarau yang berkepanjangan sesuai informasi dari Humas BMKG Kaltim untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya bencana kebakaran,

"Dan dengan ini kami menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara agar meningkatkan kewaspadaan dini bencana kebakaran sesuai dengan hasil pemantauan BMKG sejak bulan Agustus sampai dengan Desember 2015 memasuki musim panas," tuturnya. (kr3)

Pasang Iklan Disini
Top