• Kamis, 02 Juli 2020
logo
Pasang Iklan

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) sebagai lembaga di Kutai Kartanegara yang bertanggungjawab melakukan kajian penelititian terhadap pengembangan pembangunan daerah, berdasarkan permintaan dari SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Lingkup Pemerintah Kutai Kartanegara serta permintaan dari masyarakat.

Anggapan miring bahwa anggaran riset yang dialokasikan untuk kegiatan penelitian tanpa hasil, ditepis oleh Kepala Balitbangda Kukar Hairil Anwar.

"Banyak kajian atau riset yang sudah kita lakukan, dan hasilnya kita serahkan ke instansi terkait dan masyarakat," ujar Hairil Anwar, diruang kerjanya Rabu (19/8) siang diruang kerjanya.

Tidak hanya pengembangan pembangunan daerah, dalam bentuk perencanaan pemekaran wilayah, namun kondisi kekinian yang timbul ditengah masyarakat, seperti masalah pertanian, perikanan, perkebunan maupun sector pertambangan juga tak luput dilakukan penelitian.

"Sebab hasil penilitian itu diharapkan memiliki dampak positif untuk masyarakat. Contoh nya saja ketika kita melakukan riset beberapa waktu lalu, terkait dengan lahan eks tambang banyak termanfaatkan untuk keperluan perkebunan seperti pengembangan tanaman kemiri, kemudian kolam eks tambang juga ada yang dipergunakan masyarakat untuk kepentingan kolam ikan. Disektor perikanan kita juga pernah melakukan pengkajian terhadap budidaya ikan diwilayah ulu Kukar,"ungkap Hairil Anwar.

Hairil Anwar mengatakan, kalau tanggungjawab Balitbangda bukan pada lembaga pengeksekusi, namun kajian kajian yang dihasilkan dari penelitian itu diberikan kepada instansi terkait.

"Jadi kalau dikatakan selama ini kita berdiam diri, itu tidak benar. Anggaran yang teralokasikan untukprogram penelitian termanfaatkan dengan maksimal untuk program penelitian yang dampaknya diharapkan bermanfaat untuk masyarakat," ujar Hairil Anwar.

Sementara data yang diperoleh Poskota Kaltim, pada anggaran 2015 ini teralokasikan dana sekitar Rp2 miliar untuk proyek penelitian di Balitbangda Kukar. Berbagai macam penelitian di programkan seperti kajian analisi sumber daya alam, kajian revitalisasi pertambakan, kajian pemanfatan limbah perikanan dan sebagainya. (kr1)

Pasang Iklan Disini
Top