• Rabu, 03 Juni 2020
logo
Pasang Iklan



Nasib naas dialami seorang pelajar dari salah satu sekolah menengah pertama di kota Tenggarong. Sanofa M Rian (14) namanya, yang beralamatkan di Jalan KH Dewantara No 55 RT 23 Kelurahan Panji Tenggarong.

Dia tewas tenggelam di kolam eks tambang batubara yang berada di Dusun Serbaya Desa Sebulu Modern Kecamatan Sebulu, Rabu (5/8) lalu, sekitar pukul 16.30 Wita sore.

Peristiwa tenggelamnya pelajar Tenggarong itu bermula ketika, usai ngelem kayu merk fox bersama 8 temannya. Setelah ngelem, korban bersama rekan rekannya mandi di kolam eks tambang batubara di Desa Sebulu Modern.

"Korban bersama 8 temannya berangkat dari Tenggarong sekitar pukul 12.00 Wita siang. Saat tiba di lokasi kemudian korban bersama rekan rekannya ngelem dan habis 3 kaleng. Usai ngelem mereka kemudian mandian di kolam eks tambang. Namun setelah selesai mandi ternyata korban tidak ada lagi," ungkap Kapolsek Sebulu AKP Zarman Putra.

Para teman temannya itu kemudian berusaha tetap mencari korban, disekitar kolam, namun korban tidak diketemukan. Karena tidak menemukan korban, lantas para teman temanya pulang ke Tenggarong. Sesampai di Tenggarong, tidak langsung disampaikan ke orang tuan korban.

"Baru sekitar pukul 22.30 Wita malam, rekan korban memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban, dan keluarga langsung melaporkan kejadian itu ke kepolisian di Mapolsek Tenggarong. Kemudian anggota Polsek Tenggarong memberitahukan kami di Polsek Sebulu untuk kemudian melakukan pencarian. Karena kondisi sudah dini hari, maka proses pencarian korban kita putuskan dilanjutkan pada pagi harinya," tutur Zarman.

Selang sehari setelah peristiwa tenggelam itu, yakni pada Kamis (6/8) sekitar pukul 14.30 Wita, korban ditemukan mengapung kepermukaan air dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

"Tubuh korban sudah kehitaman. Lalu langsung kita bawa ke RSU Parikesit Tenggarong untuk kepentingan visum," jelas Zarman. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top