• Rabu, 01 April 2020
logo
Pasang Iklan



Pj Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Chairil Anwar, Senin (3/8/2015) melihat langsung kondisi terkini korban tanah longsor di Kecamatan Sebulu, peristiwa tanah longsor tersebut terjadi di bantaran Sungai Mahakam pada Jumat (31/7/2015) lalu, dan berada di antara dua desa yaitu Desa Sebulu Ulu dan Sebulu Ilir.

Setelah melihat langsung kondisi dilapangan, ia meminta kepada Camat Sebulu untuk segera menata ulang pembangunan diwilayahnya, terutama guna merelokasi perumahan bagi para korban tanah longsor.

Dijelaskannya relokasi yang dilakukan kedepannya tidak hanya diperuntukkan bagi korban tanah longsor, namun juga diperuntukkan bagi seluruh masyarakat yang tinggal disepanjang Sungai Mahakam, terutama yang pemukimannya rawan longsor. "Dari informasi korban, banyak yang minta bantuan dana segar untuk kembali membangun rumah. Namun Saya minta camat juga bisa mencari lokasi baru bagi para korban longsor. Dua opsi ini bisa dipilih sesuai dengan kemampuan dan kesepakatan," ujar Chairil.

Ia juga menghimbau kepada korban longsor agar tidak lagi membangun rumah di sepanjang bantaran Sungai Mahakam, namun dapat beralih ke lokasi yang lebih tinggi dan jauh dari bantaran Sungai Mahakam. “Saya perlu ingatkan kembali, agar masyarakat tidak lagi membangun rumah dipinggir sungai, namun bisa beralih ke lokasi yang jauh dari sungai dan lebih aman, sehingga kejadian yang pernah dialami tidak terulang lagi, “ ungkapnya.

Selain melihat langsung kondisi para korban, Pj Bupati Kukar juga menyerahkan bantuan berupa sembako yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial Kukar."Saya berharap para korban tanah longsor bisa tabah, dan bantuan yang diberikan dapat membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari, "pungkasnya. (rid)

Pasang Iklan Disini
Top