• Senin, 21 September 2020
logo
Pasang Iklan

Anggota Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kutai Kartanegara, Jumat (3/7) malam lalu berhasil mengamankan puluhan remaja/pelajar dibeberapa titik di Tenggarong, karena kedapatan minum minuman keras dan ngelem.


"Saat melakukan patroli, kita mengamankan puluhan remaja yang kedapatan ngelem dan aldo (minum minuman kerhas alcohol doing)," kata Fida Hurasana, Kepala Pol PP Kukar akhir pecan tadi di Tenggarong.


Puluhan remaja yang terjaring melakukan hal "buruk" itu diantaranya di kawasan waduk Sukarame, TPA, kemydian dikawasan Jalan Gunung Belah Gang Amanah dan di Turap pinggir Sungai Mahakam.


"Totalnya ada 10 remaja yang kita amankan. Kita hanya melakukan pembinaan, orang tua mereka juga kita panggil. Dan membuat surat penyataan agar remaja remaja itu tidak mengulangi perbuatan lagi" tandas Fida.


Ngelem sepertinya menjadi gaya tren remaja yang sebenarnya belum mengetahui dampak dari tindakan yang dilakukannya.


Efek samping yang dialami ketika ngelem biasanya adalah, rasa pusing, kehilangan keseimbangan tubuh, pergeseran otot, pengucapan kata-kata yang tidak jelas, kemunduran secara mental, halusinasi dan akhirnya, rasa kantuk yang dapat membawa si korban kepada kondisi koma dan gagal pernapasan. (boy)

Pasang Iklan Disini
Top