• Selasa, 22 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Kapolsek Tenggarong IPTU Rachmat Andika Prasetyo)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kapolsek Tenggarong IPTU Rachmat Andika Prasetyo membenarkan, jika ada laporan perkelahian antara Camat Tenggarong Arfan Boma dengan seorang berinisial T.

Dia menuturkan peristiwa tadi bukan pengeroyokan sepuluh melawan satu, namun duel antara Boma dan T.

Ia menjelaskan, inisial T diduga melakukan aktivitas tambang ilegal di RT 17 Spontan Mangkurawang yang di sampingnya merupakan tanah Camat. Karena ada informasi yang diterima, akhirnya Camat datang untuk mengusir alat berat yang sedang beroperasi. Sebab mereka mencabut mesin pompa air yang biasanya digunakan masyarakat sekitar untuk berkebun.

"Karena pihak T tidak terima, akhirnya terjadilah cek cok dan terjadilah duel yang mengakibatkan Camat Tenggarong terluka di bagian pelipis dan T juga terluka di bagian tubuhnya, dan peristiwa ini yang jelas masalah personal," ungkap Kapolsek Tenggarong Iptu Rachmat Andika Prasetyo saat di hubungi, Senin (10/5/2021).

Ia mengatakan, terkait parang yang dibawa Camat dalam video yang beredar bahwa menurut Camat Arfan Boma daerah tersebut merupakan kebun miliknya. Jadi parang itu untuk membersihkan rumput agar bisa lewat.

Terkait dugaan tambang ilegal, IPTU Rachmat Andika Prasetyo mengaku, saat ini yang menangani Polres Kukar, jadi Polsek Tenggarong menangani permasalahan perkelahian saja. (One)

Pasang Iklan Disini
Top