• Sabtu, 06 Juni 2020
logo
Pasang Iklan

Keberadaan dana hibah itu merupakan urusan nomer dua, setelah urusan wajib dari Pemkab Kutai Kartanegara terpenuhi. Menurut informasinya, hibah tidak diberikan per tahun secara berturut-turut, namun perkecualian terhadap empat organisasi yang sesuai rekomendasi Mendagri.


Demikian disampaikan, Kabag Kesra HM. Arsyad belum lama ini diruangkerjanya.


"Perlu diingat hibah itu tidak bisa menerima berturut-turut pertahunnya. Tapi ada empat organisasi yang bisa menerima berdasarkan rekomendasi Mendagri. Yakni, KONI, Pramuka, PMI dan BNN atau BNK," ungkapnya.


Meskipun begitu, kata HM. Arsyad ada yang bisa tertuang dilandasi Perbup. Misalkan saja untuk mengusulkan dana hibah untuk Keraton Ing Martadhipura.


"Karena keraton merupakan aset budaya yang terus dilestraikan dan dikembangkan. Keraton saat ini potensi budayanya bukan lagi dikenal melalui sekup kedaerahan, namun sudah terkenal hingga internasional. Dapat terbukti saat penyelenggaraan perayaan Erau International," paparnya.


Saat disinggung perihal anggaran untuk KORPRI, dengan tegas disampaikan oleh HM. Arsyad untuk KORPRI anggaran diusulkan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).


"KORPRI bisa diusulkan melalui penganggaran masing-masing SKPD," lanjutnya. (khan)

Pasang Iklan Disini
Top