• Senin, 21 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Bupati Kukar Edi Damansyah saat divaksin)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dihari pertama kerja, Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, mendapat kesempatan perdana divaksin, disusul Sekda Kukar, Asisten 1 dan para Kepala OPD lainnya, berlangsung di RSUD AM Parikesit, Senin (01/03) pagi.

Untuk diketahui, tahapan vaksinasi tahap kedua ini sama seperti tahapan pertama, seperti terlebih dahulu pendataan kemudian screening kesehatan jika memungkinkan tahapan selanjutnya divaksin, kemudian menunggu 30 menit untuk mengantisipasi jika terjadi reaksi usai disuntik.

Usai divaksin, Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wabup Kukar Rendi Solihin mengaku, pelaksanaan vaksinasi di Kukar terus berjalan sesuai kebijakan secara Nasional, saya juga berharap jajaran Dinkes Kukar dan para tenaga kesehatan agar terus mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat dan bersinergi dengan pemangku kepentingan, agar vaksinasi ini bisa sampai kepada masyarakat dengan target 70 persen.

"Tentunya vaksinasi ini bisa berhasil di Kukar bagaimana pola komunikasi, informasi, edukasi dan sosialisasinya baik, saya juga harap jajaran pejabat publik yang sudah divaksin agar bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman, dan saya juga harap masyarakat jangan ragu-ragu dan khawatir, karena kalau ada keraguan tanyalah kepada ahlinya yakni kepada petugas kesehatan," tegasnya.

Vaksinasi ini lanjutnya, adalah bentuk dari pemerintah berkomitmen untuk melindungi seluruh masyarakat dari wabah virus corona.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kukar, dr. Martina Yulianti mengatakan, untuk vaksinasi tahap kedua ini kita memiliki 10.000 dosis vaksin, dan program vaksinasi ini bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd imunity yang diharapkan bisa mencapai 70 persen.

"Sehingga penyebaran Covid-19 di Indonesia dan Kukar khususnya, bisa semakin menurun dan lambat laun pulih seperti kehidupan normal semula," tutupnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top