• Minggu, 20 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Kalapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong Sri Astiana saat menyampaikan keterangan pers)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong Sri Astiana memastikan, meskipun saat ini ada ratusan warga binaan dan belasan petugas Lapas yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun kondisi kesehatannya stabil, sehat dan bisa beraktifitas, kemudian kita rutin lakukan pemeriksaan kesehatan. Untuk itu ia menghimbau kepada para keluarga warga binaan untuk tidak panik.

"Kita juga sampaikan kepada keluarga warga binaan agar paham dan tidak panik, kami juga sampaikan bahwa saat ini tidak ada warga binaan yang kondisinya kritis jadi semuanya dalam kondisi stabil, sehat dan bisa beraktifitas kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan terus menerus," ungkap Sri Astiana kepada awak media, Rabu (24/02) sore kemarin.

Ia mengatakan, untuk saat ini yang paling urgent kami butuhkan adalah posko dari pemerintah daerah maupun satgas penanganan Covid-19, dan mobil ambulance yang bisa standby disini terus menerus, mengingat saat ini didalam masih ada satu kamar Isinya 47 orang padahal ada yang sudah kami evakuasi.

"Langkah kami selanjutnya membuat zona merah, kuning dan hijau di dalam blok, jadi petugas harus memakai APD lengkap," tuturnya.

Ia mengaku, sebenarnya pihaknya telah menjalankan langkah-langkah pencegahan penularan virus Covid-19, kita sudah lakukan secara prosedur 12 langkah penanggulangan yang diperintahkan oleh pusat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan secara rutin kita juga sudah menyemprotkan disinfektan bekerjasama dengan BPBD Kukar, kita juga berkoordinasi secara bertahap terus menerus melakukan swab, PCR terkait pada saat ada hasil reaktif.

"Kita juga berharap semoga dengan kejadian ini mendapatkan hal yang baik, mungkin akhirnya berfikir untuk menambah kapasitas Lapas, mengingat saat ini kondisi Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong over kapasitas," harapnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top