• Selasa, 22 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(RDP Komisi I DPRD Kukar bersama para Kades di Loa Janan dan Camat terkait usulan Musrenbang yang belum terealisasi)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Para Kades di Kecamatan Loa Janan temui anggota DPRD Kukar khususnya dari Dapil 5 Loa Kulu - Loa Janan, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat karena hingga kini banyak usulan dari hasil Musrenbang belum terealisasi.

Dan untuk menyerap aspirasi para Kades, Komisi I DPRD Kukar menggelar RDP bersama para Kades di Loa Janan, Camat Loa Janan dan Instansi terkait. RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriyadi, didampingi anggota Komisi I lainnya seperti Rendra dan Johansyah serta anggota DPRD dari Dapil 5 Ahmad Yani dan Hamdiah, berlangsung di ruang rapat Komisi I DPRD Kukar, Senin (22/2) siang.

Menurut Camat Loa Janan Muhaji, pertemuan Ini bagian dari proses demokrasi, artinya bahwa selama ini ada beberapa kegiatan yang sudah diusulkan baik dalam Musrenbang Kecamatan maupun Musrenbang Desa, bahkan di Musrenbang Kabupaten sudah kita masukkan, tapi ternyata yang direalisasikan bukan yang diusulkan.

"Jadi beda yang kita usulkan dengan kegiatan yang dikeluarkan SKPD, dan ini yang menjadi teman-teman Kades bertanya-tanya, kenapa setiap tahun melaksanakan Musrenbang kemudian kita diminta mengusulkan skala prioritas tetapi ternyata yang diusulkan dan yang keluar di SKPD bukan skala prioritas yang kita usulkan, dan ini yang membuat ada sedikit riak-riak dilapangan," ujar Camat Muhaji.

Sebenarnya lanjut Muhaji, banyak usulan prioritas di Kecamatan Loa Janan, bahkan ada yang sifatnya urgent sudah diusulkan bertahun-tahun tetapi hingga kini juga belum terealisasi, seperti jalan poros yang rusak di Desa Tani Harapan, kemudian juga ada jalan poros di Desa Tani Bakti, normalisasi sungai dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batuah yang juga sebagai Ketua APDESI Kecamatan Loa Janan Abdul Rasyid mengaku, kenapa pihaknya berharap usulan di Musrenbang ini bisa direalisasikan, karena kemampuan alokasi dana Desa tidak mungkin dapat mencakup semua, kemudian tadi disampaikan dari Dinas PU yang menjelaskan bahwa itu adalah ranah RPJMD dari Bupati sebelumnya, harusnya sebelum Bupati membuat itu didengarkan usulan dari bawah.

"Untuk itu kami berharap Bupati yang baru ini bisa melakukan sinkronisasi, sehingga tidak ada lagi Desa-desa yang kemudian kecewa terhadap apa yang diputuskan dalam Musrenbang," terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriyadi menambahkan, para Kades di Loa Janan ini dalam pertemuan tadi menanyakan berapa porsi anggaran yang ada di Kecamatan Loa Janan, karena memang tahun ini anggaran minus karena kondisi pandemi Covid-19 saat ini anggaran kita banyak tersedot dan refocusing anggaran.

"Jka masyarakat dibawah panas atau kecewa karena usulan belum terealisasi maka tugas kita DPRD Kukar dan Pemkab Kukar mengayomi masyarakat, dan tentunya pertemuan ini belum bisa dikatakan sudah ada hasilnya, tetapi kita terus dorong masalah ini tetap di proses, agar usulan prioritas dalam Musrenbang bisa di realisasikan menyesuaikan anggaran kita," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top