• Rabu, 16 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Kalapas Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto mengatakan, Lapas dinilai sebagai tempat yang rentan terhadap penyebaran TB dan HIV/AIDS, untuk itu pemeriksaan (screening) kesehatan ini perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi penularannya antar warga binaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Tenggarong.

"Kita rutin lakukan screening kesehatan untuk HIV/AIDS dan TB kepada warga binaan setiap 6 bulan sekali, kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kukar dan Puskesmas Loa Ipuh," ungkap Kalapas Kelas IIA Tenggarong Agus Dwirijanto belum lama ini.

Menurutnya, pemeriksaan ini dilakukan agar kita ingin tahu apakah warga binaan kami ada yang positif TB atau HIV/AIDS, jika ada yang positif maka segera akan kita tindak lanjuti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kukar dan Puskesmas Loa Ipuh.

"Saya berharap bahwa penyebaran virus TB dan HIV/AIDS di dalam Lapas dapat terindentifikasi sehingga penyebarannya dapat diketahui dan dipantau. Sehingga resiko menular penyakit tidak berdampak ke warga binaan lainnya," tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan screening ini juga diharapkan menjadi bagian dari kepedulian Lapas Kelas IIA Tenggarong pada kondisi kesehatan warga binaan.

"Karena sejatinya dalam proses pembinaan tak hanya memperhatikan dalam aspek kegiatan semata, namun juga kesehatan," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top