• Rabu, 16 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Bupati Kukar Edi Damansyah)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara komitmen menyelesaikan pembayaran kepada kontraktor yang belum dibayarkan dan pekerjaannya sudah selesai.

Kepastian ini disampaikan Bupati Kukar Edi Damansyah kepada awak media, Selasa (5/1).

"Memang banyak faktor keterlambatan pembayaran dan ini menjadi pelajaran bagi kita, dan kemarin kami sudah melakukan rapat internal sudah saya arahkan bahwa pembayaran kepada kontraktor akan diselesaikan," tegas Bupati Kukar Edi Damansyah.

Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, permasalahan ini karena ada beberapa faktor karena situasi kita yang pertama karena Pandemi Covid-19 pegawai banyak bekerja dari rumah kemudian refocusing dan relokasi anggaran dan pekerjaan lapangan.

"Saya paham kontraktor ada yang pinjam di Bank, dan nanti akan kita tanggung semua sesuai ketentuan yang berlaku, kemudian tim kemarin sudah saya tugaskan seperti Wakil Bupati, Sekda dan Kepala BPKAD Kukar untuk ke BPKP dan BPK Kaltim, semoga dalam waktu 3 sampai 4 bulan kedepan bisa kita selesaikan semua pembayaran," terangnya.

Ia mengaku, dalam permasalahan ini pihaknya memerlukan semua komponen terlibat untuk memperbaiki mekanisme yang ada. Kedepan dirinya berharap tagihan itu perprogres. Nanti per tiga bulan ada progresnya, nanti akan disampaikan.

"Jadi kondisinya tidak seperti menunggu numpuk di detik terakhir, dan sistem kedepan menurutnya pertermin, ini yang ingin pihaknya bangun kedepan di internal pemerintah daerah. Nanti juga diperlukan kerjasama dengan pihak rekanan kontraktor, kedepan semua harus mengikuti, jika ini kita lakukan dengan baik manajemen kas juga bagus di tingkat kabupaten," terangnya.

Ia menambahkan, untuk BPKAD Kukar dari sisi kuantitas sudah memadai, menurutnya kualitas yang perlu di tingkatkan kompetensi nya. Namun dilain itu saya menyampaikan ini tidak boleh terjadi lagi kedepan, karena inikan berkaitan dengan komitmen kita, saya juga meminta agar pengelola keuangan dapat berkomitmen dan juga yang terpenting integritas bisa terbangun.

"Keterbatasan yang dialami BPKAD menurutnya juga seperti verifikasi yang masih dilakukan secara manual. Ribuan paket pekerja masih manual, menurutnya sekarang era digital sistem harus terbangun. Era Digitalisasi berguna untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini rumit dan susah, dibangun sehingga menjadi mudah," pungkasnya. (One)

Pasang Iklan Disini
Top