• Senin, 21 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Partisipasi pemilih di Pilkada Kukar 2020)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com), Ketua DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara Abdul Rasyid,SE,MSi mengapresiasi atas partisipasi pemilih pada Pilkada 2020, yakni 57 persen sedikit menurun 0,9 persen dari Pilkada 2015 lalu.
Meski sempat dikhawatirkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar ini bakal sepi peminat akibat pandemi Covid-19 yang menghantui masyarakat dan dikarenakan hanya ada satu pasangan calon (paslon).

"Kami mengapresiasi kinerja KPU, Bawaslu, semua pihak dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam mensukseskan Pilkada 2020 ditengah Pandemi Covid-19. Partisipasi masyarakat mencapai 57 persen. Tentu ini artinya masyarakat cukup aktif dalam Pilkada."Kata Rasyid didampingi Ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) Partai Golkar Kukar Masda,SE dan Ketua BSN (Badan Saksi Nasional) Kutai Kartanegara Jeri Pazerin,SSos kepada kutairaya.com di ruangkerjanya Kantor DPD Partai Golkar Kukar, Selasa (15/12) kemarin.

Abdul Rasyid yang juga menyempatkan memantau proses pemilihan dan perhitungan suara Pilkada 2020 di Sekretariat DPD Partai Golkar Kukar. Masyarakat, kata dia, cukup antusias mengikuti Pilkada serentak dan hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

"Dan masyarakat mengikuti protokol Covid-19. Hadir di TPS sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dan kami juga mengapresiasi kerja dari Satgas Covid-19. Dan kepada masyarakat yang telah memilih calon yang diusung Partai Golkar bersama partai lain, kami ucapkan terimakasih," ungkapnya.

Berdasarkan hasil realcount Badan Saksi Partai Golkar Kukar yang sempat dikeluarkan pada Kamis, 10 Desember 2020 lalu, Jeri Pazerin mengungkapkan pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin menang 74,01 persen dengan perolehan 200.341 suara, Kolom Kosong 25,99 persen dengan perolehan suara 70.333 suara dan partisipasi pemilih 56,53 persen.

Sedangkan berdasarkan perhitungan rekap pleno tingkat PPK 18 kecamatan se-Kukar mulai tanggal 12-14 Desember, pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin menang 74 persen dengan perolehan 200.632 suara, Kolom Kosong 26 persen dengan perolehan suara 70.507 suara dan partisipasi pemilih 57 persen.

"Hasil realcount dari BSN Kukar yang dihimpun oleh saksi di 1.695 TPS, kita hanya selisih 0,01 persen atau 291 suara dari pleno tingkat PPK 18 kecamatan se-Kukar. Dengan jumlah DPT 488.055, jumlah suara sah 270.678, suara tidak sah 5.232, jumlah suara dan tidak sah 275.910,jumlah 1.695 TPS,"ungkap Jeri Pazerin.

Dari data yang dihimpun BSN Partai Golkar Kukar, partisipasi pemilih tertinggi di Kecamatan Muara Wis 75,92 persen, Kota Bangun 64,54 persen, Marang Kayu 63,49 persen, Muara Badak 61,13 persen, Tenggarong 60,77 persen, Kenohan 58,99 persen, Tenggarong Seberang 58,58 persen, Muara Jawa 57,62 persen, Samboja 57,54 persen, Tabang 55,73 persen, Anggana 55,51 persen, Loa Janan 54,03 persen, Loa Kulu 52,78 persen, Muara Kaman 51,52 persen, Kembang Janggut 51,38 persen, Muara Muntai 51,20 persen. Sedangkan partisipasi pemilih paling rendah di Kecamatan Sebulu 47,19 persen dan Sanga-Sanga 37,64 persen.

Dikatakan Ketua BSN Kukar, namun hasil realnya, masih menunggu pleno KPU Kukar untuk penetapan hasil suara Pilkada Kukar yang batas akhir pada tanggal 17 Desember 2020.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus partai golkar tingkat kabupaten, kecamatan, desa, organisasi pendiri dan sayap partai golkar, Fraksi Partai Golkar, simpatisan dan kader terkhusus kepada 1.695 saksi Partai Golkar Kukar yang bertugas di TPS.

"Semoga silahturami kita tetap terjaga untuk kemenangan Partai Golkar kedepannya. Untuk hasil perolehan suara di Pilkada 2020 masih menunggu pleno KPU Kukar,"tutupnya. (zul)

Pasang Iklan Disini
Top