• Selasa, 22 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Totok Heru Subroto)



TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Transformasi era digital dan ekonomi setiap tahun berubah seiring perkembangan zaman, seperti penggunaan QR Code untuk memudahkan pembayaran non tunai.

Untuk itu, rencananya kedepan seluruh pedagang pasar khususnya yang ada di Tenggarong dalam bertransaksi menggunakan pembayaran melalui QRIS, tidak lagi menggunakan tunai, hal ini juga seiring kemajuan teknologi.

Hal ini diungkapkan Kepala Bapenda Kukar Totok Heru Subroto belum lama ini.

Ia mengatakan, pembayaran melalui QRIS (Quick Response Indonesian Standard) merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR code agar proses transaksi yang dilakukan lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

"Tren pembayaran secara non-tunai digital tersebut, berpotensi memperluas penjualan karena memiliki alternatif pembayaran. Semakin banyak pilihan bagi calon pembeli, maka akan semakin mudah menawarkan sehingga akan meningkatkan penjualan, " ungkapnya.

Untuk tahap awal lanjutnya, pihaknya akan memberlakukan transaksi pembayaran melalui QRIS bagi pedagang dan pembeli di pasar Tangga Arung.

"Dalam kelancaran program ini kita bekerja sama dengan Bankaltimtara sehingga para pedagang harus memiliki rekening di Bankaltimtara dan download aplikasinya kemudian diberikan kode barcode masing-masing pedagang, dan ketika bertransaksi baik dengan pembeli dan juga pemerintah daerah menggunakan QRIS, pembayaran non tunai, " terangnya.

Ia menambahkan, karena saat ini sudah era digital maka kita akan terus mengembangkan pembayaran non tunai menggunakan layanan Qris.

"Ini juga sesuai yang diinginkan era Presiden Joko Widodo kedepan Indonesia akan memberlakukan ekonomi digital, contohnya seperti pembayaran melalui Qris ini memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, " tutupnya. (one/ADV Diskominfo)

Pasang Iklan Disini
Top