• Selasa, 22 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Tauhid Afrilian Noor)



TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Selama masa pandemi covid-19, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar Tauhid Afrilian Noor memastikan, tahun ini seluruh kegiatan kalender event Kutai Kartanegara 2020 sejak Maret sampai Desember 2020 tidak bisa dilaksanakan.

"Jadi kalender event Kutai Kartanegara 2020 sejak Maret hingga saat ini kita cancel karena masih dalam masa pandemi covid-19 dan mengingat agenda yang berkaitan dengan wisata selalu mengundang orang banyak maka tingkat kerumunan pun juga tinggi, tentu dengan kondisi pandemi saat ini kita tidak bisa melaksanakannya," ungkap Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar Tauhid Afrilian Noor.

Sedangkan untuk kalender event Kutai Kartanegara 2021 lanjutnya, tetap kita jadwalkan sesuai dengan momen namun kita juga melihat situasi terkini pandemi covid-19 di Kukar.

"jika Kukar sudah berada di zona hijau kasus covid-19 maka kegiatan event Kutai Kartanegara tahun 2021 bisa kita laksanakan, tetapi kita tetap menunggu arahan dari satgas Covid-19 dan surat edaran Bupati, "terangnya.

Selama masa pandemi covid-19, selain kalender event Kutai Kartanegara 2020 tidak bisa dilaksanakan, objek pariwisata milik Pemkab Kukar pun seperti pulau Kumala, plenatarium, pantai tanah merah Samboja dan lainnya juga masih ditutup sementara, hingga ada surat edaran dari Plt Bupati Kukar selanjutnya.

"Sesuai arahan dan surat edaran Plt Bupati Kukar maka objek wisata yang dimiliki Pemkab Kukar ditutup sementara meskipun sempat dibuka saat relaksasi new normal beberapa waktu lalu, sedangkan untuk destinasi wisata yang dikelola swasta seperti Ladaya, pantai Duta Pemedas, kembang jaong dan lainnya saat ini dibuka, tetapi kami himbau untuk wajib menerapkan protokol kesehatan covid-19, seperti membatasi jumlah pengunjung, wajib menyiapkan tempat cuci tangan dan lainnya, " ungkapnya.

Ia berharap, situasi pandemi covid-19 segera berakhir, sehingga seluruh objek wisata di Kukar bisa kembali dibuka untuk umum.

"Pembukaan kembali objek wisata yang dimiliki Pemkab Kukar nantinya diharapkan mampu menggeliatkan kembali ekonomi warga setempat yang sebagian besar bergantung pada sektor pariwisata, dan pariwisata juga kembali menyumbangkan PAD Kukar, " harapnya. (One/adv)

Pasang Iklan Disini
Top