• Selasa, 15 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Suasana acara debat paslon)

TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Tema debat yakni lingkungan dan tata kelola pemerintahan, paling banyak disinggung panelis saat Debat Publik pendalaman visi dan misi paslon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Kukar 2020, yang diselenggarakan KPU Kukar di Ballroom hotel grand elty singgasana Tenggarong, Rabu (4/11) malam.

Menurut calon Bupati Kukar Edi Damansyah, rangkaian debat publik pendalaman visi dan misi paslon berjalan lancar dan yang paling banyak di tanyakan oleh para panelis disisi lingkungan, yakni berkaitan dengan bagaimana kedepan tata kelola eksploitasi batu bara dan isu tambang ilegal yang marak di Kukar.

"Mengenai tata kelola eksploitasi batu bara, kami dari paslon Edi-Rendi tegaskan pihaknya akan merencanakan kedepan perubahan sistem pola pengawasan pengendalian berkaitan dengan analisis pengendalian dampak lingkungan, karena ini masih menjadi kewenangan Pemkab Kukar dan kita akan maksimalkan kinerja pengawasan tersebut, " ujar Edi Damansyah usai Debat Publik pendalaman visi dan misi.

Jadi lanjutnya, jika ada pernyataan kami saat pendalaman visi dan misi dipelintir terkait mendukung kegiatan penambangan ilegal, kami pertegas pernyataan ini tidak benar dan kami hanya ingin mengendalikan tambang tersebut bahwa ini bagian dari beberapa instansi vertikal yang ada di daerah.

"Sehingga jika kami terpilih nanti akan kita koordinasikan dengan baik, bahwa lokusnya berada di Kabupaten Kukar tetapi disisi lain ada lembaga institusi yang berwenang untuk dapat menangani isu tambang ilegal, " tegasnya.

Sementara untuk tata kelola pemerintahan kedepan, Edi Damansyah mengaku pihaknya akan mengembangkan sistem yang terintegrasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan pelaporan, kedepan pihaknya juga akan bekerja sama dengan KPK untuk pendampingan dan ini merupakan bagian kita bagaimana untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih.

"Hal ini kita lakukan dengan tujuan upaya kerja Pemkab Kukar memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat Kukar dengan mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, " terangnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dalam kesempatan ini mengaku bersyukur pendalaman visi dan misi pertama berjalan lancar, dan khusus program untuk kalangan milenial di Kukar kedepan akan banyak, seperti program Kukar siap kerja kemudian Kukar kaya festival dan ini akan menjadi wadah teman-teman milenial di Kukar bisa menyalurkan bakatnya.

"Kemudian program untuk kalangan milenial kita akan menyiapkan 100 festival untuk memperkenalkan budaya Kukar dimata Nasional bahkan dunia, dan ini juga dapat meningkatkan gairah UMKM, " tandasnya.

Terpisah, Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra mengatakan, karena dalam Pilkada Kukar mendatang hanya ada satu paslon maka Debat Publik dilaksanakan penyampaian visi dan misi, tentu ini baru pertama kali kita laksanakan khususnya di Kukar, dan dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik.

"Rencana kita akan melakukan dua kali Debat Publik penyampaian visi misi paslon, dimana pelaksanaan pertama sudah kita laksanakan dan kedua kami rencanakan di tanggal 21 November mendatang, dan kegiatan yang pertama ini kita harapkan juga selain evaluasi internal kita ingin evaluasi dari masyarakat, seputar masalah hal-hal apa saja yang penting nantinya menjadi fokus dalam debat kedua, " pungkasnya.
(one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top