• Sabtu, 28 November 2020
logo
Pasang Iklan



(Tajuudin)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Dinas Koperasi dan UKM Kukar menghimbau kepada seluruh pelaku usaha di Kukar untuk memanfaatkan program bantuan dari pemerintah yakni Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang belum menerima, karena masih dibuka pendaftarannya sampai 20 November 2020.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Tajuddin diruang kerjanya Selasa (27/10) siang.

"Untuk persyaratan penerima bantuan BPUM bagi pelaku usaha sangat mudah, hanya mengisi formulir Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak di atas materai dan fotokopi KTP, berkas ini lalu di sampaikan ke Kecamatan masing-masing domisili dan diteruskan ke Dinas Koperasi dan UKM paling lambat 20 November mendatang, " ungkapnya.

Tajuddin mengatakan, untuk tahap pertama bantuan bagi pelaku UMKM di Kukar telah diusulkan sebanyak 10.878 yang telah ditutup pada 15 September 2020 lalu, dan saat ini tahapan lanjutan bantuan untuk pelaku UMKM dari pusat yakni Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan saat ini masih berlangsung pendaftaran hingga 20 November mendatang.

"Kami dapat informasi dari pusat ternyata kuota untuk penerima BPUM ditambah menjadi 15juta, dan sekarang kami menyisir lagi pelaku UMKM di Kukar yang kemarin belum terverifikasi karena persyaratan belum lengkap kita usulkan lagi atau bagi pelaku UMKM yang belum dapat bantuan, yang jelas tahap pertama kami telah mengusulkan 10.878 pelaku UMKM yang ada di Kukar, " terangnya.

Ia menambahkan, untuk tahapan lanjutan ini karena masih dalam masa pandemi covid-19 maka kita berikan surat edaran disetiap Kecamatan, untuk menghimpun pelaku usaha di masing-masing wilayah Kecamatan dan menyampaikan usulan itu ke Dinas Koperasi dan UKM Kukar, tujuannya Kecamatan, Kelurahan, Desa hingga ke RT bisa menyisir pelaku-pelaku usaha diwilayahnya yang perlu bantuan, kemudian jangan sampai masyarakat yang dipelosok itu mengurusnya di Kabupaten.

"Karena persyaratan mudah kami harap pelaku usaha di Kukar agar segera mengurus di tempat domisili masing-masing, sehingga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha di tengah pandemi covid-19 yang masih terjadi, " tutupnya.


(one)

Pasang Iklan Disini
Top