• Jum'at, 18 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Heri Asdar)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Ekspor hasil perikanan secara Nasional alami penurunan di tengah pandemi Covid-19, tak terkecuali di Kukar khususnya daerah pesisir.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Kukar Heri Asdar, pandemi covid-19 saat ini secara global telah memukul perekonomian dunia. Kerjasama antara Indonesia dengan negara-negara tujuan ekspor khususnya perikanan juga terdampak, termasuk bagi Petani tambak dan nelayan di daerah pesisir Kutai Kartanegara sangat terdampak karena tidak ada lagi permintaan ekspor perikanan dari negara tujuan seperti Taiwan dan lainnya.

"Apalagi kita yang berada di daerah pesisir ini sebagian merupakan expor di perikanan, seperti komoditi udang, ikan dan kepiting, karena saat ini masih dalam masa pandemi sangat berpengaruh dan kita tidak bisa seperti kemarin untuk ekspor hasil perikanan kita, " ungkap Anggota DPRD Kukar dari Dapil Anggana, Marang Kayu dan Muara Badak tersebut.

Heri Asdar mengatakan, disetiap Kecamatan di Kukar apalagi saat ini masih dalam masa pandemi covid-19 pasti perekonomian juga berpengaruh termasuk di Anggana, dan warga kita termasuk yang berada di pesisir sangat merasakan penurunan ekonomi akibat pandemi ini.

"Contoh petani tambak di pesisir, sebelumnya nilai jual udang meningkat sekarang menurun drastis karena tidak ada lagi permintaan, mengingat negara-negara tujuan ekspor perikanan ini juga mengalami pandemi seperti Taiwan, " tutur politisi Golkar tersebut.

Anggota DPRD Kukar yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar ini menambahkan, saat ini ditengah pandemi covid-19 petani tambak maupun nelayan yang terpenting bisa bertahan hidup saja sudah bersyukur.

"Dan kami harap kondisi kembali normal dan semua bisa kembali beraktivitas seperti biasa dan ekonomi juga kembali stabil, " harapnya. (one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top