Perusahaan Diminta Dukung Pembangunan

Perusahaan Diminta Dukung Pembangunan

Ardiansyah Sulaiman
Ardiansyah Sulaiman
Photo: ist

KutaiRaya.com - 05/06/2015 20:10 WITA
Plt Bupati kutai timur H. Ardiansyah Sulaiman mengharapkan Partisipasi Sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang beroperasi di Muara Bengkal dan Muara Ancalong dalam pembangunan jalan di kedua kecamatan tertua yang ada di Kutim ini.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan terutama yang menghubungkan Muara Ancalong dengan Muara Bengkal harus ditinggikan dari batas maksimal banjir selama ini.

"Diharapkan kedua camat segera berkoordinasi dan menentukan kapan akan melakukan pertemuan dengan saya sekaligus mengundang pihak perusahaan, dengan keterlibatan perusahaan tentu masalah jalan dikedua kecamatan bisa diatasi,"kata Ardiansyah disinggung hasil kunjungan kerja ke Muara Ancalong dan Muara Bengkal, Selasa (26/5) lalu.

Ia mengakui alokasi dana untuk pembangunan jalan terbatas sehingga jika digelontorkan semuanya tidak mencukupi harapan masyarakat. Salah satu cara agar tujuan pembangunan jalan bisa terwujud semua pihak terlibat terutama perusahaan dan pemerintah serta masyarakat.

"Dana yang dimiliki pemkab terbatas jika semuanya menjadi tanggungan pemerintah tentu perlu biaya besar dan waktu lama, karenanya pemikiran saya jika peningkatan badan jalan dilakukan perusahaan kemudian pemerintah akan menyempurnakan dengan semenisasi. Ini tiada lain karena jalan yang ada tidak saja dilewati kendaraan milik masyarakat yang tergolong kecil-kecil tetapi perusahaan yang rata-rata besar dan bertonase besar pula," ungkap Ardiansyah.

Untuk merealisasikan kerjasama perbaikan, ia minta Camat Surya Atmaja dan Aswandi segera melakukan koordinasi untuk melakukan pembahasan bersama dengan perusahaan serta dirinya.

"Kalau memang harus saya yang mengundang segera tentu waktunya,lebih cepat lebih baik sehingga satu persatu harapan masyarakat bisa diatasi,"tukas Ardiansyah.

Sebelumnya dalam pertemuan dengan masyarakat kedua kecamatan, dikeluhkan kondisi jalan baik dalam kecamatan maupun antar kedua kecamatan.

"Terparah jika banjir, jalan antarkecamatan sudah tidak bisa dilewati karena kedalaman lebih satu meter," kata Fauzul warga Kelinjau Ilir. (pk)

 
 
Copyright © 2015 KutaiRaya.com. All rights reserved