• Jum'at, 30 Oktober 2020
logo
Pasang Iklan



(Rapat paripurna DPRD Kukar)


TENGGARONG (kutairaya.com) - DPRD Kukar sepakati Raperda tentang perubahan APBD Kukar Tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna ke 11 masa sidang I DPRD Kukar setelah dibacakan laporan Banggar, yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kukar, Senin (21/9).

Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, didampingi wakil ketua II dan III Didik Agung Eko Wahono dan Siswo, dan diikuti anggota DPRD Kukar baik dihadiri secara langsung maupun dengan Virtual Melalui Video Conference serta dihadiri Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar.

Juru Bicara Banggar DPRD Kukar Saparuddin Pabonglean dalam laporannya mengatakan, dari serangkaian kegiatan antara Badan Anggaran DPRD Kukar bersama TAPD Pemkab Kukar telah disepakati yakni pendapatan daerah sebelum perubahan Rp 5,69 Trilyun menjadi Rp 4,39 Trilyun atau berkurang sebesar Rp 1,30 Trilyun dengan uraian Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebelum perubahan sebesar Rp 464,09 Milyar menjadi Rp 359,62 Milyar setelah perubahan atau berkurang sebesar 104,46 Milyar Rupiah.

"Kemudian dana perimbangan, sebelum perubahan sebesar 4,41 Trilyun Rupiah menjadi sebesar 3,36 Trilyun Rupiah setelah perubahan atau berkurang sebesar 1,04 Trilyun Rupiah. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, sebelum perubahan sebesar 823,38 Milyar Rupiah menjadi sebesar 663,47 Milyar Rupiah setelah perubahan atau berkurang sebesar 159,90 Milyar Rupiah, " ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan Saparuddin untuk Belanja Daerah, setelah perubahan sebesar 6,02 Trilyun Rupiah atau bertambah sebesar 55,62 Milyar Rupiah, terdiri dari Belanja Tidak Langsung, sebelum perubahan Rp 2,54 Trilyun dan setelah perubahan menjadi Rp 2,63 Trilyun, belanja pegawai berubah Rp 83,68 Milyar , belanja hibah meningkat Rp 8,66 Milyar, belanja bantuan sosial masih sebesar Rp 2,86 Milyar kemudian Belanja Langsung, sebelum perubahan sebesar Rp 3,43 Trilyun menjadi sebesar Rp 3,39 Trilyun atau berkurang sebesar Rp 37,41 Milyar.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar mengaku bersyukur kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kukar, yang telah sepakat untuk segera membahas kemudian menyelesaikan proses dari perubahan anggaran tahun 2020.

"Semoga selesai administrasinya sehingga mulai besok (Selasa 22 September 2020, red) dibawa teman-teman di TAPD khususnya BPKAD dan Bappeda untuk dievaluasi oleh TAPD Provinsi, " terangnya.

Terpisah Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid menuturkan, bahwa dari laporan pemerintah daerah memang ada penurunan anggaran 2020 yang kita bahas, jadi dari hasil evaluasi dari pelaksanaan yang sudah berjalan maka di perubahan ada kegiatan-kegiatan terutama pergeseran untuk penanganan covid-19.

"Mau tidak mau kita dengan adanya pandemi covid-19 ini sebagian besar kita harus fokus juga kepada penanganan dan pencegahan covid-19, harapan kita dengan adanya pergeseran ini bisa meminimalisir wabah covid-19 di Kukar, " pungkasnya.
(one/adv)

Pasang Iklan Disini
Top