• Selasa, 15 Juni 2021
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Penerapan disiplin penegakan hukum protokol kesehatan)




TENGGARONG (Kutairaya.com) - Bupati Kukar Edi Damansyah pimpin Apel gelar pasukan dalam rangka penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 Kabupaten Kukar, di halaman Makodim 0906 Tenggarong Kamis (3/9) pagi.

Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya mengatakan, sejak awal Juni 2020 kita memasuki babak berikutnya dengan memulai relaksasi menuju tatanan normal baru produktif dan aman di Kukar yang dilakukan melalui adaptasi kebiasaan baru, namun dalam kenyataannya masa relaksasi tidaklah mudah untuk dilaksanakan dan persyaratan ketat agar tidak terjadi penularan covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar dalam rangka memutus mata rantai penularan covid-19.

"Setelah kurang lebih selama tiga bulan dilakukan pembatasan sosial dalam semua tatanan kehidupan maka kita telah memulai babak relaksasi hal ini dilakukan mengingat kita tidak mengetahui dengan pasti kapan pandemi covid-19 berakhir, sementara sektor ekonomi, sosial dan sektor lain perlu tetap berjalan untuk menjaga keseimbangan kehidupan ekonomi, sosial dan lain-lain dalam masyarakat, " ujarnya.

Dengan telah terbitnya Perbup 54/2020 lanjut Bupati Edi Damansyah, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kukar, maka tindak lanjut yang harus dilakukan adalah menyatukan gerak langkah seluruh pemangku kepentingan dalam penerapan Perbup tersebut agar dapat dijalankan secara efektif sesuai prosedur yang ditetapkan.

"Saya menyampaikan penghargaan terimakasih kepada tim gabungan penegakan disiplin covid-19 khususnya kepada Dandim 0906 Tenggarong yang sudah inisiasi apel gelar pasukan ini, dan kita juga telah melepas tim gabungan untuk sosialisasi Perbup ini kepada masyarakat dengan inovasi dengan cara yang unik menggunakan andong dan memakai kuda serta menggunakan pakaian adat, ini dilakukan lebih mengedepankan kearifan lokal di Kukar," tuturnya.

Edi Damansyah juga berharap kepada tim gabungan, agar lebih mengedepankan persuasifnya untuk sosialisasi dan mengedukasi masyarakat, walaupun kondisi di era relaksasi new normal peningkatan kasus terkonfirmasi positif covid-19 lonjakannya cukup tinggi tetapi bisa terkendali dengan baik.

"Saya rasa ini yang ingin kita lakukan secara bersama-sama, dan kami juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kukar melalui para tokoh agama dan tokoh informal menyampaikan pesan ini, bahwa sampai saat ini belum ada yang tahu kapan berakhirnya virus Corona yang melanda ini, " terangnya.

Sementara itu, Dandim 0906 Tenggarong Letkol Inf Charles Alling mengatakan, dalam kegiatan ini kami ambil sebagai inisiatif yang harus dilakukan, karena melihat perkembangan saat ini data terkonfirmasi positif covid-19 setiap hari meningkat termasuk pasien sembuh, kemudian juga kita menindak lanjuti Inpres nomor 6 tahun 2020 sehingga kami juga mendorong Bupati segera mungkin mengeluarkan Perbup yang mengaktualisasikan apa yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Kami bersyukur dan menyambut baik Perbup 54/2020 yang telah dikeluarkan Bupati dan ini menjadi pedoman kami untuk membantu langkah-langkah penegakan hukum atau peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan diwilayah Kukar, " katanya.

Disinggung cara unik dalam mengemas dan mensosialisasikan Perbup tersebut Dandim Charles Alling mengaku, dengan cara mengangkat kearifan lokal kami berharap dengan cara humanis ini bisa diterima oleh masyarakat.

"Selain unik dalam mensosialisasikan, dalam Perbup ini saya lihat ada keunikan tersendiri dimana sanksi yang ditetapkan tidak dikonversi dalam bentuk uang tetapi yang dikedepankan proses edukasi yang komprehensif kepada masyarakat, " tutupnya. (one)

Pasang Iklan Disini
Top